Israel dan Lebanon sepakat gencatan senjata

Pasukan Israel terlihat dikerahkan di area persiapan dekat perbatasan Israel-Lebanon pada 11 Mei 2026. (Xinhua/Gil Cohen Magen)

Gencatan senjata Lebanon-Israel bergantung pada penghentian total serangan tembakan oleh Hizbullah dan evakuasi seluruh anggota Hizbullah dari Sektor Litani Selatan.

 

Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Israel dan Lebanon pada Rabu (3/6) sepakat menerapkan gencatan senjata, demikian menurut sebuah pernyataan bersama yang dirilis pada Rabu setelah negosiasi trilateral di Washington.

Gencatan senjata tersebut bergantung pada penghentian total serangan tembakan oleh Hizbullah dan evakuasi seluruh anggota Hizbullah dari Sektor Litani Selatan, ungkap pernyataan yang dikeluarkan oleh kedua negara tersebut dan Amerika Serikat (AS).

Israel dan Lebanon juga sepakat mendorong pembentukan ‘zona percontohan’ di Lebanon yang mana kelompok militan dukungan Iran, Hizbullah, tidak akan dilibatkan.

Di zona-zona percontohan tersebut, "Angkatan Bersenjata Lebanon akan mengambil kendali eksklusif atas wilayah tersebut tanpa melibatkan semua aktor non-negara," ujar pernyataan tersebut, yang dirilis pada akhir putaran keempat pembicaraan tingkat tinggi yang dimediasi oleh AS yang digelar di Departemen Luar Negeri AS di Washington pada Selasa (2/6) dan Rabu.

Putaran kelima pembicaraan tingkat tinggi antara Israel dan Lebanon "dengan tujuan mencapai kesepakatan komprehensif" dijadwalkan akan berlangsung pada akhir bulan ini, papar pernyataan itu. 

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait