
IRGC Iran klaim serang 3 kapal tanker AS dan Inggris hingga terbakar

Foto yang diabadikan pada 28 Februari 2026 ini menunjukkan sebuah ledakan akibat serangan rudal Iran di pusat kota Tel Aviv, Israel. (Xinhua/Chen Junqing)
Garda Revolusi Islam Iran menyerang tiga kapal tanker milik Amerika Serikat dan Inggris di Teluk dan Selat Hormuz menggunakan rudal, yang menyebabkan kapal-kapal tersebut terbakar.
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran pada Ahad (1/3) mengeklaim bahwa pihaknya telah menyerang tiga kapal tanker milik Amerika Serikat (AS) dan Inggris di Teluk dan Selat Hormuz menggunakan rudal, yang menyebabkan kapal-kapal tersebut terbakar.
Dalam sebuah pernyataan di outlet berita resmi IRGC, Sepah News, garda militer Iran itu menyebutkan juga menargetkan instalasi militer AS di Kuwait dan Bahrain. IRGC mengatakan serangannya terhadap Pangkalan Udara Ali Al Salem di Kuwait dilaporkan telah melumpuhkan fasilitas tersebut sepenuhnya, menghancurkan tiga bangunan infrastruktur angkatan laut di pangkalan angkatan laut Mohammed Al-Ahmad, serta menghantam pusat komando dan cadangan milik angkatan laut AS di Bahrain.
Satu pangkalan AS lainnya di Bahrain dilaporkan terkena hantaman dua rudal balistik. IRGC mengeklaim serangan tersebut telah menimbulkan 560 korban di pihak personel AS, meskipun pihak AS belum mengonfirmasi laporan itu.
Menyusul pengumuman tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization/IMO) Arsenio Dominguez mendesak perusahaan-perusahaan pelayaran untuk menerapkan "kewaspadaan maksimal" dan, jika memungkinkan, menghindari wilayah yang terdampak. Dia juga menekankan bahwa kebebasan navigasi merupakan "prinsip dasar hukum maritim internasional."
Serangan-serangan IRGC tersebut terjadi sehari setelah pasukan AS dan Israel melancarkan serangan berskala besar terhadap Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei dan beberapa pejabat tinggi lainnya, sehingga memicu serangan balasan dari Iran terhadap target-target AS dan Israel di seluruh Timur Tengah.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – WHO: Jangan remehkan Omicron
Indonesia
•
15 Dec 2021

Houthi Yaman klaim tembak jatuh ‘drone’ mata-mata AS
Indonesia
•
19 May 2024

China tolak laporan Inggris terkait Hong Kong
Indonesia
•
18 Apr 2024

Kemenlu Rusia: Hampir 8.500 warga sipil tewas akibat serangan Ukraina sejak Februari 2022
Indonesia
•
04 Jul 2026


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
