
Pakar sebut Inisiatif Pembangunan Global usulan China penting dan tepat waktu

Seorang prami berdiri di samping kereta tujuan Mombasa di Stasiun Terminus Nairobi di Jalur Kereta Sepur Standar (Standard Gauge Railway/SGR) Mombasa-Nairobi yang dibangun China di Nairobi, Kenya, pada 20 September 2023. (Xinhua/Han Xu)
Inisiatif Pembangunan Global (Global Development Initiative/GDI) memberikan prioritas pada kebutuhan mendesak negara-negara berkembang, mengusulkan berbagai langkah praktis untuk memberdayakan negara-negara berkembang di bidang-bidang strategis, termasuk pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, industrialisasi, serta konektivitas.
Havana, Kuba (Xinhua) – Seorang pakar asal Kuba mengatakan bahwa Inisiatif Pembangunan Global (Global Development Initiative/GDI) yang diusulkan oleh China bersifat penting dan tepat waktu di saat dunia tengah menghadapi berbagai tantangan berat."Inisiatif ini akan berkontribusi pada kemajuan umat manusia," kata Eduardo Regalado, seorang peneliti senior di Pusat Penelitian Kebijakan Internasional Kuba, kepada Xinhua dalam sebuah sesi wawancara baru-baru ini.Pada September 2021, China mengusulkan GDI dalam Debat Umum sesi ke-76 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menyodorkan barang publik penting lainnya kepada komunitas internasional.Seraya mengungkapkan bahwa "pembangunan merupakan hal yang sangat penting bagi sebagian besar negara," Regalado mengatakan bahwa GDI, dengan filosofinya yang berorientasi pada masyarakat, "dapat membuka jalan bagi pembangunan serta berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian global."Secara khusus, inisiatif tersebut akan sangat bermanfaat bagi kemakmuran negara-negara berkembang, tuturnya.Guna mengimplementasikan GDI secara efektif, China memberikan prioritas pada kebutuhan mendesak negara-negara berkembang, mengusulkan berbagai langkah praktis untuk memberdayakan negara-negara berkembang di bidang-bidang strategis, termasuk pengentasan kemiskinan, ketahanan pangan, industrialisasi, serta konektivitas.
Orang-orang berjalan melewati sebuah rumah sakit pedesaan yang dilengkapi antena televisi satelit buatan China di Desa Mafuiane, Provinsi Maputo, Mozambik, pada 25 Juli 2023. (Xinhua/Dong Jianghui)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Akademisi dunia bahas perubahan peradaban, iklim, dan lingkungan Jalur Sutra
Indonesia
•
27 Aug 2023

Sedikitnya 13 orang termasuk pelaku serangan tewas dalam ledakan hotel di Somalia
Indonesia
•
25 Oct 2022

COVID-19 - Kemenkes Saudi: Kekebalan terbentuk setelah vaksinasi, efektif mulai 10 Oktober
Indonesia
•
04 Oct 2021

Rusia memveto draf resolusi DK PBB tentang senjata pemusnah massal di luar angkasa
Indonesia
•
29 Apr 2024


Berita Terbaru

Arab Saudi tetapkan atase militer Iran dan 4 diplomat lainnya sebagai 'persona non grata'
Indonesia
•
22 Mar 2026

Pemerintahan Trump gugat Universitas Harvard atas dugaan antisemitisme setelah negosiasi buntu
Indonesia
•
21 Mar 2026

Idul Fitri 1447H– Feature: Tanpa kegembiraan dan keluarga besar, pengungsi Lebanon rayakan Idul Fitri dalam bayang-bayang konflik
Indonesia
•
21 Mar 2026

Trump pertimbangkan untuk "kurangi secara bertahap" serangan terhadap Iran
Indonesia
•
21 Mar 2026
