
Pakar sebut teknologi kapal dan peralatan kelautan China semakin maju

Foto dari udara yang diabadikan pada 16 Mei 2022 ini menunjukkan sebuah kapal pengangkut etana berskala besar (very large ethane carrier/VLEC) dengan kapasitas 99.000 meter kubik yang diproduksi oleh Galangan Kapal Jiangnan di bawah China State Shipbuilding Co., Ltd. di Shanghai, China timur. (Xinhua/Ding Ting)
Industri galangan kapal China berfokus pada teknologi ramah lingkungan, rendah karbon, dan pintar, serta berkontribusi luar biasa bagi pengembangan ilmu dan teknologi kelautan, eksplorasi serta pengembangan laut.
Beijing, China (Xinhua) – Teknologi kapal dan peralatan kelautan China terus mencapai berbagai terobosan dalam beberapa tahun terakhir, memberikan dukungan kuat untuk transformasi dan peningkatan industri kelautan."Berfokus pada teknologi ramah lingkungan, rendah karbon, dan pintar, kami terus mempromosikan penelitian dan pengembangan dalam teknologi-teknologi inti utama," ungkap Yang Jincheng, Manajer Umum China State Shipbuilding Corporation (CSSC), saat berbicara di sebuah forum internasional yang digelar di Beijing.Yang mengungkapkan bahwa CSSC telah secara mandiri mengembangkan kapal dan peralatan besar berteknologi tinggi terkemuka di dunia selama beberapa tahun terakhir.CSSC telah memanfaatkan berbagai inovasi terbarunya untuk mempromosikan pengembangan energi terbarukan lepas pantai, budi daya ikan laut dalam, eksplorasi sumber daya laut dalam, serta industri-industri lainnya, yang membantu meningkatkan manfaat ekonomi dan lingkungan laut, tambahnya."Industri galangan kapal China telah memberikan kontribusi luar biasa bagi pengembangan ilmu dan teknologi kelautan, eksplorasi serta pengembangan laut," ujar Wu Qiang, Wakil Presiden Eksekutif Asosiasi Industri Galangan Kapal Nasional China.Lebih dari 25.000 pakar menghadiri forum tersebut secara daring dan luring. Selain itu, para partisipan juga melakukan diskusi mendalam tentang membangun komunitas maritim dengan masa depan bersama, teknologi peralatan laut, dan pembangunan berkelanjutan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 - LIPI uji klinis imunomodulator herbal
Indonesia
•
18 Aug 2020

Sampah "styrofoam" dominasi muara sungai Jakarta
Indonesia
•
13 Dec 2019

Feature – Perlindungan antelop Tibet cerminkan kearifan ekologis China
Indonesia
•
28 Feb 2024

Sistem pengindraan jauh buatan China dapatkan data deteksi gletser gunung
Indonesia
•
16 May 2023


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
