Industri energi terbarukan China terus jadi yang terdepan secara global

Sejumlah staf bekerja di lokasi konstruksi proyek fotovoltaik satu juta kilowatt di wilayah Gonghe, Prefektur Otonom Etnis Tibet Hainan, Provinsi Qinghai, China barat laut, pada 8 Juni 2022. (Xinhua/Zhang Long)

Industri energi terbarukan China terus menjadi yang terdepan secara global pada 2022, dengan pengembangan yang telah memberikan kontribusi positif terhadap pengurangan emisi global, setara dengan pengurangan 2,26 miliar ton emisi karbon dioksida domestik.

 

Beijing, China (Xinhua) – Industri energi terbarukan China terus menjadi yang terdepan secara global pada 2022, kata pejabat Administrasi Energi Nasional (National Energy Administration/NEA) China Wang Dapeng pada Senin (13/2).

Berbagai modul fotovoltaik, turbin angin, gear box, dan komponen utama lainnya buatan China menyumbang sebesar 70 persen pangsa pasar global tahun lalu, kata Wang dalam sebuah konferensi pers.

“Pusat gravitasi industri energi baru global bergeser lebih jauh ke China,” katanya.

Pengembangan energi terbarukan China telah memberikan kontribusi positif terhadap pengurangan emisi global.

Pada 2022, pembangkit energi terbarukan China setara dengan pengurangan 2,26 miliar ton emisi karbon dioksida domestik. Ekspor pembangkit listrik tenaga angin dan produk fotovoltaik China juga membantu negara-negara lain mengurangi emisi sekitar 573 juta ton.

Kedua angka tersebut menambahkan hingga 2,83 miliar ton emisi, atau sekitar 41 persen dari total pengurangan emisi karbon seluruh dunia yang dikonversi dari energi terbarukan, ungkap data dari administrasi tersebut.

“China telah menjadi peserta aktif sekaligus kontributor penting dalam perjuangan global melawan perubahan iklim,” kata Wang.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan