Indonesia tawarkan Thailand peluang investasi ekonomi digital

Indonesia tawarkan Thailand peluang investasi ekonomi digital
Indonesia, sebagai pemain kunci di sektor ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara, menawarkan peluang kerja sama dan investasi kepada komunitas bisnis Thailand. (KBRI Bangkok/Indonesia Window)

Jakarta (Indonesia Window) – Indonesia, sebagai pemain kunci di sektor ekonomi digital di kawasan Asia Tenggara, menawarkan peluang kerja sama dan investasi kepada komunitas bisnis Thailand.

Hal tersebut disampaikan pada seminar daring berjudul Indonesia Investment Promotion on Digital Economy yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar RI di Bangkok dalam rangka memperingati 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Thailand pada Selasa (3/11).

Pada acara itu, empat perusahaan digital Indonesia, yakni Halodoc, LinkAja, MDI Ventures, dan Nongsa Digital Park (NDP) mengenalkan kiprah mereka di industri ekonomi digital kepada pengusaha di Thailand.

Empat perusahaan tersebut juga menawarkan berbagai peluang bisnis dan kerja sama antara pemangku kepentingan kedua negara.

“Di tengah pandemik COVID-19 yang penuh tantangan, Indonesia terus memperluas kerja sama ekonomi berdasarkan prinsip saling menguntungkan, termasuk dengan Thailand,” ujar Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Bangkok, Dicky Komar, dalam pembukaan seminar daring ini.

Sebagai dua ekonomi terbesar di kawasan Asia Tenggara, Indonesia dan Thailand, menjalankan diplomasi ekonomi yang sama dengan mengimplementasikan revolusi industri 4.0.

Seperti halnya Thailand, Indonesia terus memperkuat sektor industri digital, ekonomi kreatif, dan pembangunan sumber daya manusia guna memperkuat kapasitas nasional di era revolusi industri 4.0.

Dampak pandemik COVID-19 telah memaksa kedua negara untuk mempercepat proses transformasi ekonomi digital dengan melibatkan seluruh sektor kehidupan masyarakat, yang bertujuan mengatasi dampak sosial ekonomi dan meningkatkan daya saing dan pemulihan di saat dan setelah pandemik.

Kasama Kongsmak, Wakil Presiden Eksekutif Badan Promosi Ekonomi Digital Thailand (DEPA), dan Kobsak Pootrakul Wakil Presiden Eksekutif Senior Bank Bangkok yang juga perwakilan dari Dewan Bisnis Thailand Indonesia (TIBC) menjadi pembicara dalam seminar tersebut.

Keduanya menyambut baik tawaran Indonesia dan mengharapkan kolaborasi yang saling menguntungkan bagi kedua negara demi memperkuat pembangunan ekonomi digital di kawasan guna mempercepat pemulihan ekonomi.

Thailand juga membuka kesempatan bagi Indonesia untuk memperluas usaha ekonomi digital di negara tersebut.

Dua perusahaan start-up (rintisan) besar Indonesia, yakni GOJEK dan Traveloka, telah sukses menembus pasar Thailand.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here