
Perusahaan teknologi tinggi China bertekad jajaki potensi bisnis baru di Indonesia demi keuntungan bersama

Foto yang diabadikan pada 21 September 2024 ini menunjukkan suasana pabrik milik Guangxi MESDA Group yang beroperasi di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan. (Xinhua)
Indonesia merupakan negara kaya sumber daya tambang, sehingga masih membutuhkan banyak peralatan industri yang lebih canggih dan efisien.
Nanning, China (Xinhua/Indonesia Window) – Dalam ajang China-ASEAN Expo ke-21 yang sedang digelar di Nanning, ibu kota Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, beberapa mesin jenis baru tampak dipamerkan di booth Guangxi MESDA Group. Perusahaan tersebut, yang berkecimpung di bidang manufaktur peralatan mutakhir untuk penambangan dan pendaurulangan limbah solid, berpartisipasi untuk kali ke-13 dalam pameran bergengsi itu, serta bertekad untuk menjajaki berbagai peluang bisnis baru di Indonesia dan negara-negara lain di Asia Tenggara.Rigo Yang, selaku direktur departemen urusan pelanggan utama Guangxi MESDA International Trade Co., Ltd., yang merupakan anak perusahaan MESDA Group, baru-baru ini pulang dari Indonesia setelah mengikuti sebuah pameran pertambangan.Rigo Yang mengatakan, kunjungan ke Indonesia membuatnya lebih menyadari bahwa Indonesia merupakan negara kaya sumber daya tambang serta masih membutuhkan banyak peralatan industri yang lebih canggih dan efisien. "Setelah berkunjung ke Indonesia, kami lebih memahami kebutuhan pelanggan di sana, dan hal itu penting untuk mendorong perusahaan kami meneliti, merancang, serta memproduksi peralatan yang lebih cocok," ujar Yang. Dia menambahkan bahwa pihaknya memandang pasar Indonesia sebagai salah satu pasar terpenting di Asia Tenggara dan menjanjikan upaya yang lebih besar dari timnya untuk pengembangan bisnis di Indonesia.Sementara itu, booth Wuling menjadi salah satu booth paling ramai dalam ajang China-ASEAN Expo ke-21. Model mobil konsep ‘Dong Meng Zhi Guang’, yang secara harfiah berarti ‘Sinar ASEAN’, diluncurkan di pameran ini. Zhou Xing, yang menjabat sebagai manajer umum bidang branding dan publisitas SGMW, mengatakan bahwa nama konsep tersebut mencerminkan tekad Wuling untuk ikut memajukan transformasi industri kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) di negara-negara ASEAN serta arah pembangunan merek tersebut.Di stan yang sama, model Wuling Air EV, yang melayani G20 Bali dan perhelatan-perhelatan besar lain di Indonesia, juga memukau banyak pengunjung. Mobil ini menjadi lambang keberhasilan luar biasa Wuling di Indonesia.
Foto yang diabadikan pada 6 September 2023 ini menunjukkan beberapa mobil Wuling Air EV sedang melayani Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ke-42 di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Yunnan di China tingkatkan pariwisata terkait kopi
Indonesia
•
30 Nov 2022

Zona Madina Dompet Dhuafa panen perdana Green House Melon
Indonesia
•
03 Apr 2023

Produksi batu bara China tumbuh di tengah upaya stabilkan pasokan pasar
Indonesia
•
14 Mar 2022

Kandidat gubernur bank sentral Jepang tegaskan tekadnya pertahankan kebijakan pelonggaran
Indonesia
•
28 Feb 2023


Berita Terbaru

Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km
Indonesia
•
28 Jul 2026

Malaysia tinggal selangkah lagi jadi negara berpenghasilan tinggi, ekonomi tumbuh 5,8 persen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Indonesia raup 18,62 triliun rupiah dari Panda Bonds perdana, pasar keuangan China kian terbuka
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ekonomi ASEAN+3 diproyeksikan tumbuh 4,1 persen pada 2026, didorong AI dan semikonduktor
Indonesia
•
28 Jul 2026
