Indonesia resmi masuk BRICS, kuatkan komitmen untuk perkuat tatanan global yang lebih inklusif

Presiden China Xi Jinping berjabat tangan dengan Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, yang tengah melakukan kunjungan kenegaraan ke China, di Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, pada 9 November 2024. Xi menggelar pembicaraan dengan Prabowo di Beijing pada Sabtu (9/11). (Xinhua/Xie Huanchi)
Indonesia menjadi anggota penuh BRICS, mencerminkan peningkatan peran aktif Indonesia dalam isu-isu global, serta komitmen untuk memperkuat kerja sama multilateral demi mewujudkan tatanan global yang lebih inklusif dan berkeadilan.
Jakarta (Indonesia Window) – Pemerintah Republik Indonesia menyambut baik pengumuman dari Brazil sebagai Ketua BRICS 2025, yang menyatakan secara resmi bergabungnya Indonesia menjadi anggota penuh dalam kelompok yang kini beranggotakan 10 negara tersebut.Pencapaian ini mencerminkan peningkatan peran aktif Indonesia dalam isu-isu global, serta komitmen untuk memperkuat kerja sama multilateral demi mewujudkan tatanan global yang lebih inklusif dan berkeadilan, menurut pernyataan dari Kementerian Luar Negeri RI yang dikutip dari laman resmi, Selasa.“Indonesia memandang keanggotaannya di BRICS sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kolaborasi dan kerja sama dengan negara berkembang lainnya, berdasarkan prinsip kesetaraan, saling menghormati, dan pembangunan yang berkelanjutan.”Selanjutnya, Kemlu RI menekankan, sebagai negara dengan perekonomian yang terus tumbuh dan beragam, Indonesia berkomitmen untuk berkontribusi secara aktif dalam agenda BRICS, termasuk mendorong ketahanan ekonomi, kerja sama teknologi, pembangunan berkelanjutan, dan mengatasi tantangan global seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan kesehatan masyarakat.BRICS menjadi wadah penting bagi Indonesia untuk menguatkan kerja sama Selatan-Selatan, memastikan suara dan aspirasi negara-negara Global South terdengar dan terwakili dalam proses pengambilan keputusan global.“Kami berdedikasi penuh untuk bekerja sama dengan seluruh anggota BRICS, ataupun dengan pihak lainnya, untuk mewujudkan terciptanya dunia yang adil, damai, dan sejahtera.”Kementerian Luar Negeri RI juga menyampaikan apresiasi kepada Rusia sebagai Ketua BRICS 2024, atas dukungan dan kepemimpinannya dalam memfasilitasi bergabungnya Indonesia ke BRICS, serta kepada Brazil sebagai Ketua BRICS 2025 yang telah mengumumkan keikutsertaan Indonesia pada BRICS.“Keanggotaan ini merupakan hasil dari keterlibatan aktif Indonesia dengan BRICS selama beberapa tahun terakhir, termasuk saat menghadiri KTT BRICS di Johannesburg pada 2023 di bawah Keketuaan Afrika Selatan, dan KTT Kazan 2024 di bawah Keketuaan Rusia.”Partisipasi Indonesia di BRICS merupakan perwujudan dari amanat konstitusi untuk berperan aktif dalam menjaga tatanan global.“Indonesia telah, dan akan terus melanjutkan komitmennya dalam menjembatani berbagai kepentingan di berbagai forum multilateral. Indonesia siap berpartisipasi secara konstruktif dalam berbagai inisiatif BRICS demi kepentingan masyarakat global,” sebut pernyataan tersebut.BRICS diawali dengan berdirinya BRIC, yang merupakan singkatan dari empat negara pendirinya, yakni Brasil, Rusia, India, dan China. BRIC pertama kali mengacu pada kelompok ekonomi, lalu berkembang menjadi organisasi antarpemerintah yang dibentuk oleh keempat negara tersebut.Pada 2010, BRIC diperluas hingga mencakup Afrika Selatan, yang kemudian dikenal sebagai BRICS.Empat negara lainnya bergabung dengan kelompok tersebut pada tahun 2024, yakni Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab.Argentina dan Arab Saudi diundang untuk bergabung, namun Argentina kemudian menolak undangan tersebut, dan Arab Saudi belum menerimanya secara resmi.Kelompok yang terkadang disebut sebagai ‘BRICS+’ itu kini mewakili sekitar 45 persen populasi dunia dan 35 persen PDB global (berdasarkan paritas daya beli).Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Opini – Indonesia targetkan pengurangan emisi karbon hingga 29 persen pada 2030
Indonesia
•
11 Jan 2024

Indonesia jadi ‘Official Partner Country’ pameran Hannover Messe Jerman 2023
Indonesia
•
06 Dec 2021

Feature – Duet petani ayah-anak asal Karawang berikan harapan regenerasi petani Indonesia yang menua
Indonesia
•
27 Nov 2024

Kementerian ESDM-Gereja Katolik Ruteng kerja sama selesaikan isu sosial dalam eksplorasi panas bumi Wae Sano
Indonesia
•
08 Oct 2020
Berita Terbaru

KJRI Melbourne dukung program Madrasah Goes Abroad, perkuat akses studi siswa unggulan ke Australia
Indonesia
•
18 Feb 2026

Presiden Prabowo bertolak ke Washington DC bertemu Trump
Indonesia
•
17 Feb 2026

Ramadan 1447 – Hilal tak terlihat, pemerintah RI tetapkan 1 Ramadan jatuh pada 19 Februari 2026
Indonesia
•
17 Feb 2026

Kemenag dorong pemberdayaan ekonomi umat melalui Program KKN Mahasiswa Berbasis Zakat dan Wakaf
Indonesia
•
16 Feb 2026
