
Indonesia bidik investasi hijau untuk perangi perubahan iklim dan dorong pertumbuhan berkelanjutan

Orang-orang berjalan di jembatan penyeberangan jalan Sudirman di Jakarta pada 8 Mei 2024. (Xinhua/Veri Sanovri)
Indonesia membidik pendanaan investasi hijau sekitar 281 miliar dolar AS sebagai bagian dari total 1,1 triliun dolar AS yang dibutuhkan untuk mencapai emisi nol bersih pada 2060.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Indonesia sedang mencari investor untuk mendanai proyek energi ramah lingkungan dan terbarukan guna mendukung agenda negara dalam memerangi perubahan iklim dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (RI) Airlangga Hartarto mengatakan dalam sebuah acara belum lama ini bahwa Indonesia membidik pendanaan investasi hijau sekitar 281 miliar dolar AS sebagai bagian dari total 1,1 triliun dolar AS yang dibutuhkan untuk mencapai emisi nol bersih pada 2060.Sebagai bagian dari upaya untuk menarik investor asing, pemerintah Indonesia telah menawarkan 21 proyek infrastruktur hijau berkelanjutan, 19 di antaranya terkait dengan proyek jalur pipa. Menko perekonomian RI itu mengatakan dua proyek yang siap untuk investasi adalah Green Refinery Cilacap di Cilacap dan Green Refinery Plaju di Sumatra Selatan, yang masing-masing bernilai 860 juta dolar AS."Investasi pada energi ramah lingkungan dan terbarukan akan memberikan dukungan terhadap energi bersih dan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia," kata sang menteri di Jakarta.Selain proyek pipa, Indonesia juga fokus pada pembangunan pembangkit listrik tenaga surya secara nasional untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil yang jumlahnya terbatas dan menimbulkan polusi.
Kendaraan melintas di jalan raya di Jakarta pada 7 Februari 2022. (Xinhua/Veri Sanovri)
Foto berikut ini menunjukkan pemandangan hutan bakau di sekitar PLTU Jawa 7 di Serang, Provinsi Banten, yang memiliki luas 17 hektare dan menjadi rumah bagi ribuan burung pemakan ikan serta satwa liar. Hutan ini adalah salah satu hasil kerja sama konservasi hutan bakau dari upaya bersama perusahaan Indonesia-China. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia desak PBB pastikan akuntabilitas pelanggaran HAM rakyat Palestina
Indonesia
•
28 May 2021

Mathla’ul Anwar kecam pernyataan kontroversial Presiden Prancis
Indonesia
•
26 Oct 2020

Opini - Sampah plastik dan masa depan anak-cucu kita
Indonesia
•
03 Sep 2024

Tokoh Muslim RI hadiri konferensi alumni universitas Saudi se-Asteng, Aspas
Indonesia
•
12 Jan 2023


Berita Terbaru

Kedubes Iran kecam AS, Israel atas serangan yang tewaskan 175 siswi tak berdosa
Indonesia
•
15 Mar 2026

Ramadan 1447H – Ketua Al-Bahjah Bogor: Perkuat aqidah, AI tantangan serius generasi muda Islam
Indonesia
•
14 Mar 2026

Presiden Prabowo serahkan lahan 90 ribu hektare di Sumatra untuk konservasi gajah
Indonesia
•
13 Mar 2026

Kemenag dorong optimalisasi ZIS jelang Idulfitri
Indonesia
•
13 Mar 2026
