Indonesia gagas kerja sama energi terbarukan dengan empat negara

Indonesia gagas kerja sama energi terbarukan dengan empat negara
Indonesia menggagas platform kerja sama bidang energi terbarukan bernama South-South Triangular Cooperation in Renewable Energy (SSTC RE). Pembentukan platform tersebut diselenggarakan secara virtual pada Kamis (4/3/2021), dan dihadiri delegasi dari Afganistan, Madagaskar, Nepal, dan Jerman. (Kementerian ESDM)

Jakarta (Indonesia Window) – Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menggagas sebuah platform kerja sama baru bernama South-South Triangular Cooperation in Renewable Energy (SSTC RE).

Pembentukan platform tersebut diselenggarakan secara virtual pada Kamis (4/3), dan dihadiri delegasi dari Afganistan, Madagaskar, Nepal, dan Jerman.

Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi, menjelaskan bahwa kerja sama SSTC RE akan menjadi kesempatan baik bagi kelima negara untuk berdiskusi tentang pengembangan dan promosi energi terbarukan.

Keberhasilan dan praktik-praktik terbaik di satu negara dapat dibagikan ke negara lain, sementara hambatan dapat diatasi secara kolektif dengan solusi yang inovatif.

SSTC RE yang dimulai dari Maret 2021 hingga Maret 2023 akan mencakup beberapa area strategis energi terbarukan antara lain mini grid, off grid, dan pemanfaatan energi terbarukan untuk sektor non listrik, seiring dengan pendekatan lintas sektor seperti Public Private Partnership, serta  pengarusutamaan gender dalam energi terbarukan.

“Selain untuk menguatkan kapasitas pelaku energi terbarukan di Indonesia, kami harapkan di masa depan Indonesia dapat mengirimkan tenaga ahli ke luar negeri guna meningkatkan kapasitas negara mitra SSTC,” ujar Agung.

Menurut dia, SSTC merupakan kerja sama pertukaran sumber daya, teknologi, dan pengetahuan di antara negara-negara berkembang yang juga dikenal sebagai negara-negara Global South, sementara triangular merujuk pada dukungan mitra pembangunan.

Indonesia tahun ini akan mengadakan pelatihan dan pertukaran informasi di bidang energi terbarukan secara virtual, dengan tema Rural Electrification through Micro hydro and Solar PV atau Elektrifikasi Perdesaan Melalui Mikro Hidro dan Panel Surya, serta pelatihan tentang biofuel.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here