
Indeks harga konsumen China stabil, indeks harga produsen turun pada Oktober 2022

Sejumlah orang berbelanja di sebuah toko swalayan di Wuxi, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 14 Oktober 2022. (Xinhua/Huan Yueliang)
Indeks harga konsumen China, indikator utama inflasi, naik 2,1 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Oktober 2022.
Beijing, China (Xinhua) – Indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) China, indikator utama inflasi, naik 2,1 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Oktober 2022. Angka tersebut lebih rendah dari peningkatan 2,8 persen (yoy) yang tercatat pada September, demikian menurut Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China pada Rabu (9/11).Pakar statistik senior NBS Dong Lijuan mengaitkan kinerja CPI yang stabil tersebut dengan penurunan permintaan setelah libur Hari Nasional China dan basis perbandingan secara tahunan yang lebih tinggi.CPI inti, yang tidak termasuk harga makanan dan energi, naik 0,6 persen (yoy) pada Oktober, tidak mengalami perubahan dari bulan sebelumnya.Harga makanan naik 7 persen (yoy), turun 1,8 poin persentase dari yang tercatat pada September. Sementara itu, harga produk-produk selain makanan mengalami kenaikan 1,1 persen (yoy), turun tipis 0,4 poin persentase dari bulan sebelumnya.Harga sayuran segar, buah-buahan segar, dan produk akuatik masing-masing turun 4,5 persen, 1,6 persen, dan 2,3 persen secara bulanan (month on month), dibandingkan kenaikan yang tercatat pada September, karena banyaknya pasokan yang masuk ke pasar, sedangkan permintaan konsumen melemah, ujar Dong.Daging babi, daging pokok di China, mengalami kenaikan harga sekitar 51,8 persen (yoy) pada Oktober, naik 15,8 poin persentase dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan harga daging babi sebagian besar disebabkan oleh kekurangan pasokan, menguatnya permintaan konsumen secara musiman, dan sentimen pasar, yakni "keengganan untuk menjual", kata Dong.Menjaga harga konsumen tetap stabil menjadi agenda utama pemerintah, seiring dengan langkah-langkah China untuk mendistribusikan enam batch cadangan daging babi pusat ke pasar. China juga akan memperketat pemantauan pasar dan peringatan dini terkait harga kebutuhan sehari-hari, serta memantau kelancaran transportasi untuk produk-produk kebutuhan sehari-hari guna memastikan pasokan yang cukup dan harga yang stabil.Data yang dirilis pada Rabu (9/11) tersebut juga menunjukkan indeks harga produsen (producer price index/PPI) China, yang mengukur biaya barang saat siap keluar dari pabrik, turun 1,3 persen (yoy) pada Oktober.Angka tersebut lebih rendah dari peningkatan 0,9 persen (yoy) yang tercatat pada September karena basis perbandingan yang tinggi pada periode yang sama tahun lalu, ujar Dong Lijuan."Pada umumnya, dengan langkah-langkah pemerintah dalam memastikan pasokan serta harga energi dan kebutuhan sehari-hari, harga konsumen China secara umum tetap stabil, sangat kontras dengan tingkat inflasi internasional yang tinggi," tutur Guo Liyan, peneliti dari Akademi Penelitian Makroekonomi China.Meninjau situasi sepanjang tahun ini, para analis memperkirakan harga-harga produk keseluruhan dapat terus naik secara moderat karena China memiliki dasar yang kuat dalam menjaga harga-harga tetap stabil.Mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter di negara-negara besar dan melemahnya harga komoditas di pasar global, Guo memperkirakan PPI China akan mencatat pertumbuhan yang negatif secara tahunan pada kuartal keempat tahun ini.Guo menambahkan bahwa hal ini akan membantu perusahaan-perusahaan manufaktur menengah dan hilir dalam hal pengurangan biaya produksi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Saham Amazon melonjak, Jeff Bezos untung 20 miliar dolar AS
Indonesia
•
04 Feb 2022

Destatis: Ekonomi Jerman terkontraksi 0,4 persen pada Q4 2022
Indonesia
•
25 Feb 2023

Minyak naik 2 persen, catat kerugian pekanan di tengah rilis cadangan
Indonesia
•
09 Apr 2022

Indeks harga konsumen China tetap stabil pada paruh pertama 2023
Indonesia
•
11 Jul 2023


Berita Terbaru

IPO SpaceX raup 1.348 triliun rupiah, Elon Musk makin dekat jadi triliuner pertama dunia
Indonesia
•
13 Jun 2026

Aset lintas batas Hong Kong tembus Rp53 kuadriliun, lampaui Swiss
Indonesia
•
13 Jun 2026

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026
