
IMF pangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 jadi 3,1 persen di tengah konflik Timur Tengah

Kepala ekonom Dana Moneter Internasional (IMF), Pierre-Olivier Gourinchas, berbicara dalam sebuah konferensi pers mengenai laporan World Economic Outlook terbaru di Washington DC, Amerika Serikat, pada 14 April 2026. (Xinhua/Li Rui)
Proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk 2026 dipangkas menjadi 3,1 persen di dalam laporan World Economic Outlook (WEO), namun tetap mempertahankan proyeksi untuk 2027 di angka 3,2 persen.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Dana Moneter Internasional (IMF) memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global untuk 2026 menjadi 3,1 persen di dalam laporan World Economic Outlook (WEO) yang diterbitkan pada Selasa (14/4), namun tetap mempertahankan proyeksi untuk 2027 di angka 3,2 persen.
Proyeksi ini menunjukkan perlambatan dibandingkan perkiraan pertumbuhan sebesar 3,4 persen yang dicapai pada 2025. Sebelum pecahnya konflik di Timur Tengah, proyeksi bottom-up untuk pertumbuhan global diperkirakan akan mencapai 3,4 persen pada 2026 dan 3,2 persen pada 2027.
Mengingat sulitnya membuat proyeksi secara waktu nyata (real-time) berdasarkan serangkaian asumsi yang konsisten di tengah konflik, laporan edisi kali ini menyajikan "proyeksi acuan," bukan baseline tradisional. Proyeksi tersebut memperhitungkan dampak perang dan berasumsi bahwa durasi, intensitas, serta cakupannya akan terbatas, dengan gangguan yang diperkirakan mereda pada pertengahan 2026.
Berdasarkan perkiraan acuan tersebut, inflasi utama global diperkirakan akan naik ke angka 4,4 persen pada 2026 dan turun menjadi 3,7 persen pada 2027.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak jatuh saat kenaikan bunga Fed berdampak pada permintaan BBM
Indonesia
•
25 Jul 2022

Indeks harga logistik angkutan jalan China naik pada Januari 2023
Indonesia
•
06 Feb 2023

China ambil langkah untuk permudah layanan pembayaran bagi warga asing
Indonesia
•
01 Mar 2024

Kawasan Baru Pudong di Shanghai mulai proyek-proyek industri utama
Indonesia
•
04 Feb 2023


Berita Terbaru

Feature – Menikmati Sensasi ‘Birdwatching’ di Taman Wisata Alam Kerandangan Lombok
Indonesia
•
16 Apr 2026

Indonesia-China bentuk aliansi pengembangan talenta digitalisasi industri
Indonesia
•
16 Apr 2026

Disney mulai pangkas 1.000 pekerjaan
Indonesia
•
16 Apr 2026

Whoosh catat lebih dari 15 juta perjalanan penumpang sejak awal beroperasi
Indonesia
•
16 Apr 2026
