
OECD: Pertumbuhan ekonomi global akan melambat jadi 2,2 persen pada 2023

Seorang karyawan bekerja di lini produksi sebuah perusahaan tekstil di Nanmo, Kota Hai'an, Provinsi Jiangsu, China timur, pada 28 Februari 2022. (Xinhua/Zhai Huiyong)
Pertumbuhan PDB global diproyeksikan akan merosot dari 3,1 persen pada tahun ini menjadi 2,2 persen pada 2023 mendatang, dengan Asia akan menjadi mesin pertumbuhan utama pada 2023 dan 2024.
Paris, Prancis (Xinhua) – Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) global diproyeksikan akan merosot dari 3,1 persen pada tahun ini menjadi 2,2 persen pada 2023 mendatang, ungkap Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (Organization for Economic Cooperation and Development/OECD) dalam laporan Prospek Ekonomi (Economic Outlook) terbarunya pada Selasa (22/11).Angka pada 2022 itu sekitar separuh dari laju yang tercatat pada 2021 selama masa pemulihan dari pandemik, dan tingkat pertumbuhan yang diproyeksikan untuk 2023 jauh di bawah perkiraan sebelum pecahnya konflik Rusia-Ukraina."Asia akan menjadi mesin pertumbuhan utama pada 2023 dan 2024, sementara Eropa, Amerika Utara, dan Amerika Selatan akan mengalami pertumbuhan yang sangat rendah," kata OECD.
Foto yang diabadikan pada 17 Februari 2022 ini menunjukkan cakrawala kota di Singapura. (Xinhua/Then Chih Wey)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Peretail AS target peringatkan tentang kenaikan harga di tengah ketidakpastian tarif
Indonesia
•
06 Mar 2025

Pakar: Masuknya Ethiopia ke dalam BRICS genjot pertumbuhan ekonomi
Indonesia
•
28 Aug 2023

Laporan PBB sebut 2,6 triliun dolar AS dibutuhkan hingga 2030 untuk atasi degradasi lahan global
Indonesia
•
08 Dec 2024

Pakistan catat lonjakan dalam pembayaran digital
Indonesia
•
26 Dec 2022


Berita Terbaru

OPEC turunkan proyeksi pertumbuhan permintaan minyak global 2026
Indonesia
•
14 May 2026

Analisis – Hubungan China-AS terlalu penting untuk gagal
Indonesia
•
14 May 2026

Area hutan dunia terus menyusut, target hutan global masih jauh dari memadai
Indonesia
•
12 May 2026

Nafta langka, produsen makanan ringan terkemuka Jepang gunakan kemasan hitam-putih
Indonesia
•
12 May 2026
