
Spesies amfibi baru ditemukan di Fujian, China timur

Spesies amfibi baru, 'Boulenophrys lichun', terlihat di Ningde, Provinsi Fujian, China timur, pada 2 Februari 2024. (Xinhua)
Spesies amfibi baru, Boulenophrys lichun, memiliki tubuh berwarna kuning kecokelatan, tonjolan kecil seperti tanduk di bagian atas kelopak matanya, dan bentuk ‘X’ yang khas pada punggungnya, serta tidak memiliki selaput di sela-sela jari kakinya.
Guangzhou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Tim peneliti keanekaragaman hayati dari Politeknik Rekayasa Perlindungan Lingkungan Guangdong berhasil menemukan spesies amfibi baru, Boulenophrys lichun, di Kota Ningde yang terletak di Provinsi Fujian, China timur. Penemuan tersebut baru-baru ini dipublikasikan dalam jurnal zoologi internasional ZooKeys.Spesies baru ini termasuk dalam genus Boulenophrys yang memiliki tubuh berwarna kuning kecokelatan, tonjolan kecil seperti tanduk di bagian atas kelopak matanya, dan bentuk ‘X’ yang khas pada punggungnya. Tak seperti amfibi pada umumnya, Boulenophrys lichun tidak memiliki selaput di sela-sela jari kakinya.Lin Shishi, pemimpin di tim peneliti itu, menjelaskan bahwa nama spesies baru ini terinspirasi dari "Lichun", posisi pertama dalam 24 posisi matahari menurut kalender tradisional China, yang berarti "Awal Musim Semi". Musim kawin untuk spesies Boulenophrys lichun dimulai setiap Februari. Suara spesies ini menandakan datangnya musim semi dan awal musim pertanian.Untuk meningkatkan upaya penelitian dan konservasi, tim peneliti itu meninjau enam spesies Boulenophrys yang ditemukan di Fujian, serta membuat peta persebaran dan panduan untuk mengidentifikasi Boulenophrys di provinsi tersebut.Menurut Lin, spesies baru ini utamanya aktif di daerah perbukitan di bagian timur Fujian. Dengan terus dilakukannya survei ekologi di ekosistem pegunungan pesisir China selatan, konservasi keanekaragaman hayati memasuki fase yang lebih terspesialisasi dan terperinci.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim ilmuwan China tingkatkan resolusi simulasi iklim-laut global jadi 1 kilometer
Indonesia
•
18 May 2025

Cekungan Sungai Haihe di China dilanda banjir terparah sejak 1963
Indonesia
•
06 Aug 2023

China tingkatkan kemampuan prakiraan dan pemantauan meteorologi
Indonesia
•
03 Aug 2024

China perkenalkan platform komputasi kuantum berbasis awan baru
Indonesia
•
05 Jun 2023


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
