Banner

11 tewas, 27 hilang dalam hujan badai di Beijing

Sejumlah orang melewati jalanan berlumpur di Distrik Mentougou yang dilanda banjir di Beijing, ibu kota China, pada 31 Juli 2023. Hingga Senin (31/7) pukul 16.00 waktu setempat, ibu kota China itu telah diguyur hujan selama 40 jam nonstop. (Xinhua/Ju Huanzong)

Hujan badai di Beijing telah menewaskan 11 orang, sementara 27 lainnya masih dinyatakan hilang, di tengah terjangan Topan Doksuri yang membawa hujan deras tanpa henti sejak 29 Juli lalu.

 

Beijing, China (Xinhua) – Sebanyak 11 orang tewas dan 27 lainnya hilang saat terjadi hujan badai di Beijing, demikian disampaikan otoritas setempat pada Selasa (1/8).

Banner

Korban tewas termasuk empat orang di Mentougou dan dua di Fangshan, dua distrik yang terdampak paling parah. Korban lainnya termasuk empat orang di Distrik Changping dan satu di Distrik Haidian, menurut kantor pusat pengendalian banjir dan bantuan kekeringan kota tersebut.

Sebanyak 27 orang dilaporkan hilang termasuk 13 warga di Mentougou, 10 di Changping, dan empat lainnya di Fangshan.

Di tengah dampak Topan Doksuri, hujan deras tanpa henti menerjang kota tersebut sejak 29 Juli, dengan khususnya hujan badai parah di bagian barat, barat daya, dan selatan, menurut kantor pusat tersebut.

Banner

Per Selasa pukul 06.00, Beijing melaporkan curah hujan rata-rata 257,9 milimeter, dengan curah hujan rata-rata di daerah perkotaan mencapai 235,1 millimeter.

Di Mentougou dan Fangshan, curah hujan rata-rata masing-masing mencapai 470,2 millimeter dan 414,6 millimeter.

Sejauh ini, sekitar 127.000 warga di seluruh Beijing telah direlokasi akibat hujan lebat.

Banner

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Banner
Banner

Iklan