PT LBP, Hijrah Group jalin kerja sama manfaatkan peluang bisnis

Zulfitri Basir (kiri), Chief Executive Officer Bahtera Hijrah Holding Sdn Bhd dan Dr. Lucky Bayu Purnomo, pendiri PT LBP Enterprises International, menjalin kerja sama sesuai dengan kompetensi masing-masing untuk menggarap peluang usaha di masing-masing negara dan negara-negara lain di Jakarta, Rabu (27/3/2025). (Foto: Istimewa)
Hijrah Group merupakan konglomerat yang dinamis dan memiliki kekuatan di bidang teknologi informasi, makanan dan minuman, konstruksi, minyak dan gas dan bisnis internasional.
Jakarta (Indonesia Window) – PT LBP Enterprises Internasional dan Bahtera Hijrah Holding Sdn Bhd (Hijrah Group) jalin kerjasama untuk melangkah lebih jauh sesuai dengan kompetensi masing-masing.Dr. Lucky Bayu Purnomo, pendiri PT LBP Enterprises Internasional dan Zulfitri Basir, Chief Executive Officer Hijrah Group menandatangani kesepakatan di Jakarta, Rabu (27/8/2025).PT LBP Enterprises Internasional hadir sebagai mitra strategis yang mendorong pertumbuhan melalui kolaborasi dan inovasi lintas sektor."Melalui konsentrasi di bidang investasi, kami fokus untuk menciptakan nilai tambah, hingga dalam ruang lingkup hybrid finance. Kami melakukan pendekatan pembiayaan yang fleksibel dan terintegrasi untuk menciptakan solusi keuangan yang lebih adaptif dan strategi diversifikasi usaha yang terukur guna menciptakan daya saing portofolio jangka panjang," kata Dr. Lucky Bayu Purnomo.Menurut Lucky, kedua perusahaan tersebut berkomitmen untuk berkolaborasi guna memanfaatkan peluang-peluang usaha di Indonesia, Malaysia atau negara-negara lain.Dikatakan, kolaborasi kedua pihak ‘clean and clear’ setelah melalui proses yang intensif.Zulfitri Basir mengatakan kedua perusahaan merasa dorongan untuk berkolaborasi dan saling melengkapi sangat kuat."Mempertimbangkan keadaan ekonomi global, resesi setelah Covid, kami mengidentifikasi bidang-bidang apa saja yang akan kami garap termasuk rencana penanaman modal di masing-masing negara atau di luar kedua negara. Berkongsi buka peluang," kata Zulfitri.Hijrah Group merupakan konglomerat yang dinamis dan memiliki kekuatan di bidang teknologi informasi, makanan dan minuman, konstruksi, minyak dan gas dan bisnis internasional.Kedua perusahaan merealisasikan usaha patungan dalam pembiayaan infrastruktur dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).PT LBP Enterprises Internasional melalui Garuda Ventrue Capital Indonesia dan Hijrah Group melalui Infra & Development Sdn Bhd menandatangani perjanjian usaha patungan (joint venture agreement/JVA).CEO Ventrue Capital Denia Yuniarti Abdussamad mengatakan upaya ini berfokus pada dukungan pembiayaan pendirian dapur MBG, tanpa terlibat langsung dalam aspek operasional.“Kami berkomitmen menghadirkan solusi pembiayaan dan jaringan strategis agar pembangunan dapur MBG berjalan cepat, transparan, dan berkelanjutan,” kata Denia.Perjanjian kerja sama pun menetapkan target pembangunan 1.000 unit dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan menyediakan makanan sehat setiap hari.Pada tahap awal, Denia mengatakan investasi minimum yang dialokasikan mencapai sekitar 175 miliar rupiah untuk membangun 100 unit dapur, dengan estimasi kebutuhan 1,75 miliar per unit per unit.Pendanaan akan dikombinasikan melalui ekuitas, pembiayaan perbankan, serta dukungan program pemerintah.Denia menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan kebijakan prioritas Pemerintah Indonesia dalam program MBG yang menargetkan jutaan penerima manfaat.“Selain mencegah malnutrisi, pembangunan dapur juga diproyeksikan membuka lapangan kerja lokal dan memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Trump sebut tarif 25 persen untuk Meksiko dan Kanada mulai berlaku pada 4 Maret
Indonesia
•
04 Mar 2025

Apa itu ‘humanomics’ di era baru dan mengapa hal itu penting
Indonesia
•
04 Dec 2023

UE usulkan paket kebijakan baru guna atasi tingginya harga energi
Indonesia
•
19 Oct 2022

Minyak naik dipicu turunnya stok, AS abaikan kesepakatan produksi OPEC+
Indonesia
•
03 Jun 2022
Berita Terbaru

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Teknologi PaMER hasilkan minyak pangan bernutrisi tinggi, rendah karbon
Indonesia
•
30 Jan 2026

Megafactory Tesla di Shanghai kirim 2.000 lebih unit baterai megapack pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Ekonomi makin tak menentu, permintaan emas dunia pecahkan rekor
Indonesia
•
30 Jan 2026
