
FAO: Harga pangan dunia turun 2,1 persen pada 2024

Sejumlah mesin penuai padi dioperasikan di sebuah sawah di wilayah Fangzheng, Provinsi Heilongjiang, China timur laut, pada 22 September 2024. (Xinhua/Wang Song)
Harga pangan dunia turun 2,1 persen pada 2024 dibandingkan rata-rata tahun sebelumnya, terutama disebabkan oleh penurunan harga serealia dan gula.
Roma, Italia (Xinhua/Indonesia Window) – Harga pangan dunia turun 2,1 persen pada 2024 dibandingkan rata-rata tahun sebelumnya, terutama disebabkan oleh penurunan harga serealia dan gula, demikian menurut laporan terbaru yang dirilis oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Jumat (3/1).Indeks Harga Pangan FAO untuk keseluruhan tahun 2024 berada di angka 122 poin, 2,6 poin lebih rendah dibandingkan nilai rata-rata pada 2023, kata laporan itu.Meskipun Indeks Harga Pangan tersebut menunjukkan tren kenaikan yang stabil pada sebagian besar 2024, yang didorong oleh harga produk susu, daging, dan minyak sayur, kenaikan ini belum cukup untuk sepenuhnya mengimbangi penurunan harga serealia dan gula. Indeks Harga Serealia FAO untuk 2024 turun 13,3 persen dibandingkan 2023, sementara Indeks Harga Gula FAO turun 13,2 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Foto dari udara yang diabadikan dengan <em>drone</em> ini menunjukkan sebuah mesin pemanen sedang memanen gandum di lahan pertanian di Kota Guanghan, Provinsi Sichuan, China barat daya, pada 13 Mei 2024. (Xinhua/Yang Jin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga minyak perpanjang kenaikan di Asia setelah berita stimulus China
Indonesia
•
27 Apr 2022

Setahun beroperasi, Jalur Kereta China-Laos tangani 8,5 juta penumpang
Indonesia
•
03 Dec 2022

Neraca perdagangan surplus 2,90 miliar dolar AS pada Mei 2022
Indonesia
•
15 Jun 2022

Cambodia Airways luncurkan penerbangan langsung rute Phnom Penh-Beijing
Indonesia
•
29 Mar 2023


Berita Terbaru

UKM Singapura paling tidak optimistis ekspansi ke luar negeri
Indonesia
•
12 Jun 2026

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026

Perusahaan robot humanoid China resmi ekspansi ke Indonesia
Indonesia
•
10 Jun 2026

Maskapai AS habiskan 118 triliun rupiah untuk bahan bakar dalam sebulan, apa penyebabnya?
Indonesia
•
09 Jun 2026
