Negosiasi kesepakatan gencatan senjata Gaza dimulai di Kairo, Mesir

Warga Palestina terlihat tinggal di antara puing-puing rumah yang hancur di Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 16 Februari 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Hamas menyampaikan pihaknya siap memulai perundingan tahap kedua dan satu-satunya cara untuk membebaskan para sandera yang tersisa di Gaza adalah melalui komitmen terhadap gencatan senjata.
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Delegasi Israel dan Qatar tiba di Kairo, ibu kota Mesir, pada Kamis (27/2) untuk melakukan perundingan gencatan senjata Gaza, dengan partisipasi perwakilan Amerika Serikat (AS), menurut Layanan Informasi Negara Mesir (State Information Service/SIS).Dalam sebuah pernyataan, SIS mengungkapkan bahwa pihak-pihak terkait telah memulai diskusi intensif "mengenai tahap berikutnya dari kesepakatan gencatan senjata Gaza yang sedang berlangsung," sambil membahas cara-cara untuk memastikan penerapan kesepakatan yang telah disepakati sebelumnya.Para negosiator tersebut juga menyinggung cara untuk meningkatkan pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza, sebagai bagian dari upaya untuk meringankan penderitaan rakyat Gaza dan mendukung lebih lanjut stabilitas di kawasan tersebut, tambahnya.Sebelumnya pada hari yang sama, Kantor Perdana Menteri Israel mengumumkan bahwa delegasi negosiasi Israel dikirim ke Kairo untuk melanjutkan pembicaraan gencatan senjata, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.Pengumuman itu disampaikan setelah pertukaran terakhir sandera Israel dan tahanan Palestina di bawah fase pertama gencatan senjata selesai dilaksanakan pada malam antara Rabu (26/2) dan Kamis. Fase awal selama 42 hari dari perjanjian tiga tahap itu akan berakhir Sabtu (1/3).
Tahanan Palestina yang dibebaskan terlihat di dalam bus di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 27 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Para anggota Brigade Al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, dan seorang sandera Israel terlihat hadir saat penyerahan tiga sandera Israel kepada Komite Palang Merah Internasional di kamp pengungsi al-Nuseirat, Gaza tengah, pada 22 Februari 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Kejaksaan Korsel akan limpahkan kasus darurat militer Yoon ke Kantor Investigasi Korupsi
Indonesia
•
23 Dec 2024

Rusia dan Ukraina sepakati pertukaran tawanan perang skala besar, lanjutkan negosiasi di Istanbul
Indonesia
•
19 May 2025

Jepang akan buka perbatasan untuk wisatawan asing dengan syarat
Indonesia
•
07 Jun 2022

COVID-19 – Hampir 2,5 miliar dosis vaksin diberikan di China
Indonesia
•
24 Nov 2021
Berita Terbaru

Trump sebut operasi di Iran bisa berlangsung "4 pekan atau kurang"
Indonesia
•
02 Mar 2026

IRGC Iran klaim serang 3 kapal tanker AS dan Inggris hingga terbakar
Indonesia
•
02 Mar 2026

Trump klaim pasukan AS tenggelamkan 9 kapal perang Iran
Indonesia
•
02 Mar 2026

Menlu Australia sebut 115.000 warganya terjebak di Timur Tengah
Indonesia
•
02 Mar 2026
