Haji1441 – Ibadah haji selesai, jamaah isolasi diri 14 hari

Haji1441 – Ibadah haji selesai, jamaah isolasi diri tujuh hari
Jamaah haji menunaikan ritual tawaf wada (mengeliling Ka'bah sebanyak tujuh kali sebagai tanda perpisahan) pada Ahad, 12 Dzhulhijjah, 1441 Hijriah (2/8/2020). (Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi/Kementerian Media Arab Saudi)

Jakarta (Indonesia Window) – Ibadah haji 1441 Hijriah/2020 telah berakhir, ditandai dengan pelaksanaan ritual melempar jumroh di Mina pada 12 Dzulhijjah (Ahad, 2/8) oleh jamaah, dilanjutkan dengan tawaf wada, yakni mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali sebagai tanda perpisahan.

Wakil Menteri Haji dan Umroh Arab Saudi, Dr. Abdulfattah bin Sulaiman Mashat, mengatakan bahwa setelah ibadah haji selesai, para jamaah akan menjalani pemeriksaan medis, menurut laporan Arab News yang dikutip di Jakarta, Senin.

Jamaah juga harus menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari.

Sebelum memulai perjalanan haji, mereka juga diharuskan menjalani isolasi di rumah selama tujuh hari.

Isolasi mandiri merupakan salah satu protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah kerajaan pada pelaksanaan haji tahun ini guna mencegah penularan dan penyebaran COVID-19.

“Ada rencana terperinci untuk setiap langkah yang dilakukan peziarah. Fokus utamanya adalah menerapkan tindakan pencegahan medis dan tindakan pencegahan secara efektif,” kata Mashat.

“Dengan mengambil semua tindakan pencegahan dan upaya besar ini, kerajaan menekankan bahwa kesehatan manusia adalah prioritas utama,” katanya.

Selama ritual haji, para jamaah wajib mengenakan masker kesehatan dan menjaga jarak setidaknya 1,5-2 meter antara satu sama lain.

Kementerian Haji dan Umroh memastikan bahwa belum ada laporan infeksi COVID-19 di antara para peziarah hingga hari kelima haji.

Keamanan Publik Saudi mengkonfirmasi bahwa tidak ada yang bisa memasuki situs-situs suci tanpa izin.

Para petugas mencatat lebih dari 2.000 pelanggar berusaha menyusup ke daerah-daerah tersebut, dan telah ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here