
Hafidz dan hafidzah RI peroleh penghargaan dari Sultan Brunei

Hafidz Muhammad Bagus Mashum (16 tahun) dan hafidzah Rahmiyatul Khairat (15 tahun) dari Indonesia menerima penghargaan dan hadiah langsung dari Sultan dan Yang Di-Pertuan Negara Brunei Darussalam, Haji Hassanal Bolkiah, pada 7 April 2023 dalam Acara Peringatan Nuzul Qur'an di Brunei Darussalam. (Kementerian Luar Negeri RI)
Hafidz dan hafidzah tersebut menerima penghargaan dan hadiah langsung dari Sultan dan Yang Di-Pertuan Negara Brunei Darussalam, Haji Hassanal Bolkiah, pada 7 April 2023.
Jakarta (Indonesia Window) – Hafidz dan hafidzah muda Indonesia, Muhammad Bagus Mashum dan Rahmiyatul Khairat, telah ditetapkan menjadi juara pertama dan ketiga dalam 'Musabaqah Menghafaz Al Quran Beserta Pemahamannya, Peringkat Negara Anggota MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) 1444 Hijriah.Hafidz dan hafidzah tersebut menerima penghargaan dan hadiah langsung dari Sultan dan Yang Di-Pertuan Negara Brunei Darussalam, Haji Hassanal Bolkiah, pada 7 April 2023 dalam Acara Peringatan Nuzul Qur'an, ungkap Kementerian Luar Negeri RI dalam pernyataan tertulisnya yang dikutip Indonesia Window, Senin.“Sangat membanggakan hafidz dan hafidzah muda Indonesia sebagai peserta Musabaqah MABIMS tahun ini, mengingat pertanyaan-pertanyaan para Juri Musabaqah sangat detil, utamanya terkait pemahaman dari beberapa Juz Al-Qur'an yang menjadi pilihan random semua peserta", kata KUAI (Kuasa Usaha Ad Interim) Irwan Iding yang hadir bersama perwakilan dari negara-negara sahabat.Musabaqah Tilawatil Qur'an yang berlangsung pada 5 dan 6 April 2023 diikuti peserta dari Brunei, Indonesia dan Malaysia. Singapura tidak mengirimkan wakilnya dalam lomba tersebut.KUAI KBRI Bandar Seri Begawan, Irwan Iding, telah hadir dalam keseluruhan rangkaian kegiatan Musabaqah di Gedung International Convention Center, Bandar Seri Begawan, pada 5 hingga 7 April 2023.Muhammad Bagus Mashum (16 tahun) berasal dari Pesantren Ma'had Tahfiz Al-Qur'an Ibnu Ali Sidoarjo, Jawa Timur, dan dia Juara MTQ Nasional RI 2022, dan juara pertama tahfidz Al-Quran (Golongan) 30 Juz dengan hadiah senilai 78,66 juta rupiah.Sedangkan, Rahmiyatul Khairat (15 tahun) yang berasal dari Pesanten Mahad Tahfizhil Al Qur'an Daarut Taufiq Medan, Sumatera Utara, adalah juara MTQ Nasional RI 2022 dan juara ketiga tahfidz Al-Qur'an (Golongan) 10 Juz, dengan hadiah senilai 22,47 juta rupiah.Tahun ini adalah tahun ke-7 penyelenggaraan 'Musabaqah Menghafaz Al Qur'an Beserta Pemahamannya, Peringkat Negara Anggota MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura) yang selama ini diadakan setiap dua tahun di Brunei.Musabaqah tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Hal Ehwal Ugama Negara (Kementerian Agama) Brunei Darussalam, melalui Pusat Pengajian dan Penyebaran Al-Quran MABIMS.Musabaqah dimaksud antara lain bertujuan untuk membantu tercapainya visi dan misi MABIMS, seperti yang telah disepakati bersama dalam Pertemuan MABIMS ke-13 di Yogyakarta, Indonesia.Selain itu, Musabaqah juga bertujuan untuk menggerakkan proses pengembangan dan penyebaran Al-Qur'an, serta pengajarannya di antara negara-negara MABIMS, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Menlu apresiasi pengakuan Slovenia untuk Palestina saat pertemuan bilateral
Indonesia
•
27 Jun 2024

Presiden dorong percepatan pembangunan ekonomi inklusif berkelanjutan di Konferensi Tingkat Tinggi IMT-GT
Indonesia
•
11 May 2023

Indonesia mulai berlakukan RCEP dengan peraturan perdagangan baru
Indonesia
•
03 Jan 2023

Pemerintah bebaskan sejumlah dokumen dari bea materai
Indonesia
•
26 Jan 2022


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
