
Penelitian sebut gletser Arktik kehilangan "memori" sejarah iklim akibat pemanasan global

Foto yang diabadikan pada 14 November 2023 ini menunjukkan sebuah jalan di Longyearbyen, Svalbard, Norwegia. (Xinhua/Zhang Yuliang)
Gletser Arktik "kehilangan memorinya" tentang sejarah iklim akibat pemanasan global, sementara suhu di kawasan ini meningkat lebih cepat dibandingkan rata-rata global.
Roma, Italia (Xinhua) – Gletser Arktik "kehilangan memorinya" tentang sejarah iklim akibat pemanasan global, seperti diungkapkan sebuah penelitian internasional yang dikoordinasi oleh Dewan Riset Nasional (CNR) Italia.Penelitian tersebut, yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah The Cryosphere, menunjukkan bahwa perubahan iklim tidak hanya berdampak pada total area gletser, tetapi juga informasi tentang keadaan gletser di masa lalu dan keadaan planet ini yang secara alami mereka (gletser) simpan.CNR mengatakan, "Mencairnya es yang disebabkan oleh pemanasan global dengan cepat merusak sinyal iklim yang terdapat di gletser Pulau Svalbard. Gletser di kepulauan Svalbard di Lingkaran Arktik juga akan kehilangan memori mereka."Penelitian yang dilakukan dalam rentang waktu dari 2012 hingga 2019 ini dipimpin oleh tim ilmuwan dari Institute of Polar Sciences (ISP) CNR dan Ca' Foscari University of Venice.Para peneliti mempelajari evolusi gletser Holtedahlfonna, salah satu gletser tertinggi di kepulauan Svalbard. Mereka menemukan bahwa sinyal iklim, yang terlihat pada 2012, telah benar-benar lenyap pada 2019.
Foto yang diabadikan pada 14 November 2023 ini menunjukkan sebuah jalan di Longyearbyen, Svalbard, Norwegia. (Xinhua/Zhang Yuliang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Teknologi mutakhir hidupkan kembali penemuan kuno
Indonesia
•
30 Jun 2025

Studi baru ungkap hubungan keterbatasan air pada fotosintesis hutan
Indonesia
•
08 Mar 2023

Ilmuwan sebut pencairan gletser di Gunung Qomolangma relatif lambat
Indonesia
•
06 Jun 2023

Indonesia punya 12.000 jenis ngengat, jaga kesehatan vegetasi hutan
Indonesia
•
07 Oct 2020


Berita Terbaru

Makin suka dengan merek ‘fast food’, makin banyak gula dan lemak yang dikonsumsi? Ini kata studi
Indonesia
•
14 Sep 2026

Museum pterosaurus pertama di dunia dibuka di China, pamerkan fosil berusia 130 juta tahun
Indonesia
•
14 Sep 2026

Jantung ternyata punya ‘kalender’ sendiri, 70 persen orang ikuti ritme hingga berbulan-bulan
Indonesia
•
15 Sep 2026

MatBrain, AI China yang bisa berpikir hingga jalankan eksperimen untuk temukan material baru
Indonesia
•
14 Sep 2026
