
Korban tewas naik jadi 213, Jepang tingkatkan subsidi untuk bantu komunitas yang terdampak

Foto yang diabadikan pada 8 Januari 2024 ini menunjukkan pemandangan sebuah jalan di Kota Suzu, Prefektur Ishikawa, Jepang. (Xinhua)
Gempa bumi dahsyat yang mengguncang Prefektur Ishikawa di Jepang tengah dan sekitarnya dinyatakan sebagai bencana dengan tingkat keparahan ekstrem.
Tokyo, Jepang (Xinhua) – Pemerintah Jepang pada Kamis (11/1) menetapkan gempa bumi dahsyat yang mengguncang Prefektur Ishikawa di Jepang tengah dan sekitarnya sebagai "bencana dengan tingkat keparahan ekstrem", serta meningkatkan subsidi untuk proses rekonstruksi di komunitas-komunitas yang terdampak, demikian laporan media lokal.Pemerintahan Perdana Menteri (PM) Fumio Kishida berencana memberikan bantuan keuangan yang lebih besar kepada otoritas daerah guna mengimplementasikan langkah-langkah seperti rekonstruksi jalan dan lahan pertanian secara cepat pascagempa bermagnitudo 7,6 pada 1 Januari, menurut laporan Kyodo News.Hingga Kamis pukul 14.00 waktu setempat, angka kematian bertambah menjadi 213 orang di prefektur yang terdampak paling parah, sementara sebanyak 37 orang masih belum ditemukan, menurut otoritas setempat.
Seorang wanita membaca berita tentang gempa bumi di sebuah tempat penampungan sementara yang berada di Wajima, Prefektur Ishikawa, Jepang, pada 3 Januari 2024. (Xinhua/Zhang Xiaoyu)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

WHO suarakan kekhawatiran perihal memburuknya situasi kemanusiaan di Gaza
Indonesia
•
29 Dec 2023

Kehidupan dan produksi kembali normal di Xinjiang, China
Indonesia
•
13 Dec 2022

PBB kucurkan 22 juta dolar AS, bantu pengungsi konflik Sudan
Indonesia
•
21 May 2023

Siswa Insantama soroti laut dalam kompetisi nasional
Indonesia
•
22 Feb 2020


Berita Terbaru

Meta dan YouTube dinyatakan bertanggung jawab terkait kecanduan media sosial di AS
Indonesia
•
27 Mar 2026

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026
