
Ganggu penerbangan sipil, Israel minta pesawat militer AS tinggalkan bandara Ben Gurion

Penumpang berjalan di sebuah terminal di Bandar Udara Ben Gurion di dekat Tel Aviv, Israel, pada 9 April 2026. (Xinhua/Gil Cohen Magen)
Bandara Internasional Ben Gurion efektif menjadi pangkalan udara militer Amerika, mengganggu pengoperasian maskapai dan memperlambat kembalinya maskapai asing ke Israel.
Yerusalem, Wilayah Palestina yang diduduki (Xinhua/Indonesia Window) – Otoritas Penerbangan Sipil (Civil Aviation Authority/CAA) Israel mendesak pemerintah untuk memindahkan pesawat militer Amerika Serikat (AS) dari Bandar Udara Internasional Ben Gurion di dekat Tel Aviv, seraya memperingatkan bahwa kehadiran pesawat-pesawat militer tersebut sangat mengganggu sektor penerbangan sipil negara itu, demikian dilaporkan harian bisnis Israel Calcalist dan Channel 12 News pada Senin (11/5).
Permintaan tersebut disampaikan dalam sebuah surat dari Direktur Jenderal CAA Shmuel Zakay kepada Menteri Transportasi Israel Miri Regev.
Seorang juru bicara menteri transportasi Israel mengonfirmasi kepada Xinhua bahwa surat itu telah diterima dan isinya telah diperiksa.
Dalam surat tersebut, Zakay mengatakan bahwa Bandar Udara Internasional Ben Gurion efektif "menjadi pangkalan udara militer Amerika", mengganggu pengoperasian maskapai dan memperlambat kembalinya maskapai asing ke Israel.
Zakay menyerukan agar pesawat-pesawat AS dipindahkan ke pangkalan angkatan udara Israel dan Bandar Udara Ramon di dekat Kota Eilat di Israel selatan.
Sementara itu, sebuah helikopter militer Israel terjebak, tidak dapat terbang, di Lebanon selatan pada Senin akibat gangguan teknis, kata militer Israel.
Insiden itu terjadi dalam misi evakuasi Angkatan Udara Israel setelah Hizbullah menargetkan pasukan di Lebanon selatan dengan drone peledak.
Pihak militer Israel mengatakan helikopter kedua telah dikirim untuk mengevakuasi tentara-tentara yang terluka. Personel Angkatan Udara Israel kemudian memperbaiki kerusakan helikopter pertama, dan helikopter tersebut telah lepas landas dengan selamat.
Helikopter itu tidak terkena tembakan Hizbullah, imbuh militer Israel.
Terlepas dari gencatan senjata yang rapuh, Israel mengintensifkan pengeboman terhadap pinggiran selatan Beirut pada Kamis (7/5), seraya mengatakan bahwa mereka menargetkan lokasi-lokasi Hizbullah.
Menurut data resmi Israel, empat warga sipil Israel dan 18 tentara Israel tewas akibat serangan Hizbullah sejak pertempuran kembali meletus pada 2 Maret. Di Lebanon, serangan Israel telah mengakibatkan sedikitnya 2.846 orang tewas dan 8.693 lainnya luka-luka, demikian disampaikan Kementerian Kesehatan Lebanon pada Ahad (10/5).
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Taiwan adalah bagian integral dari perdamaian dan keamanan global
Indonesia
•
21 Sep 2023

Masjidil Haram siap terima jamaah selama 10 hari terakhir Ramadhan
Indonesia
•
10 Apr 2023

Serangan ‘drone’ Israel hantam sebuah klinik di Gaza saat vaksinasi polio, 3 anak luka-luka
Indonesia
•
03 Nov 2024

COVID-19 – Arab Saudi setujui vaksin Pfizer untuk anak-anak usia 5-11
Indonesia
•
04 Nov 2021


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
