
Feature – Remaja difabel Gaza berjuang bertahan hidup di tengah luka dan pengungsian

Foto yang diabadikan pada 22 Mei 2026 ini memperlihatkan Akram Sharif al-Fayoumi, seorang remaja Palestina berusia 13 tahun, di sebuah kawasan tenda sementara di Gaza City. Bocah laki-laki yang berasal dari lingkungan Shuja'iyya di Gaza City itu terluka pada Agustus 2024 akibat operasi militer Israel di bagian timur Gaza City. Dia kehilangan lengan kiri dan kaki kanannya, dan hingga kini masih mengungsi bersama keluarganya di bagian barat Gaza City. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Setidaknya 21.000 anak di Gaza mengalami disabilitas sejak konflik dimulai pada Oktober 2023, di antaranya ribuan anak yang harus menjalani amputasi.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Akram Sharif al-Fayoumi baru berusia 11 tahun ketika serangan militer Israel menghantam lingkungan Shuja'iyya di Gaza City pada Agustus 2024, yang menyebabkan dirinya kehilangan lengan kiri dan kaki kanannya. Kini, dia tinggal di sebuah tenda.
Seperti ribuan anak lainnya di seluruh Gaza, Akram telah menjadi bagian dari generasi yang ditandai oleh kehilangan fisik permanen. Menurut kantor hak asasi manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), setidaknya 21.000 anak di wilayah tersebut mengalami disabilitas sejak konflik dimulai, di antaranya ribuan anak yang harus menjalani amputasi. Kantor PBB tersebut menyatakan luka-luka itu sebagian besar disebabkan oleh penggunaan senjata peledak di area permukiman yang padat penduduk.
Bagi kebanyakan anak-anak tersebut, bertahan hidup kini berganti menjadi perjuangan baru yang sangat berat. Pasokan medis sangat langka. Layanan rehabilitasi kewalahan atau bahkan tidak ada sama sekali. Alat bantu dan prostetik jarang tersedia.
Akram dan keluarganya masih dalam pengungsian di bagian barat Gaza City, di mana dia menunggu, seperti banyak orang lainnya, dengan sedikit kejelasan tentang apa yang akan terjadi selanjutnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sebagian besar wilayah Swedia lumpuh akibat badai salju
Indonesia
•
22 Nov 2022

UE kerahkan 36 tim penyelamat ke Turkiye untuk bantu tangani korban gempa
Indonesia
•
09 Feb 2023

Survei: Kaum muda lebih rentan terkena depresi selama pandemik
Indonesia
•
28 Jan 2022

COVID-19 – Satu dari 100 lansia di AS meninggal karena infeksi
Indonesia
•
14 Dec 2021


Berita Terbaru

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026
7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026

Feature – Di tengah hingar-bingar gim, seniman Jakarta menjaga ruang bagi karya fisik
Indonesia
•
23 Oct 2026

Tangkal sambaran petir, Bangladesh kampanyekan tanam pohon lontar
Indonesia
•
23 Oct 2026
