
Populasi Kamboja diproyeksikan capai 24 juta pada 2050, lansia meningkat tajam

Orang-orang mengunjungi Istana Kerajaan Kamboja saat perayaan ulang tahun ke-73 Raja Norodom Sihamoni di Phnom Penh, Kamboja, pada 14 Mei 2026. (Xinhua/Sovannara)
Phnom Penh, Kamboja (Xinhua/Indonesia Window) – Populasi Kamboja diproyeksikan akan mencapai sekitar 24 juta jiwa pada 2050, meningkat dari 17,3 juta jiwa yang tercatat dalam sensus tahun 2024, demikian diumumkan Perdana Menteri (PM) Kamboja Hun Manet.
Dalam sebuah pesan untuk memperingati Hari Populasi Sedunia pada 11 Juli, yang dirilis ke publik pada Senin (13/7), Hun Manet menjelaskan pergeseran signifikan dalam demografi usia negara tersebut selama seperempat abad ke depan.
Proyeksi terbaru menunjukkan bahwa proporsi penduduk usia muda akan terus menurun, ujarnya.
Populasi berusia di bawah 15 tahun diperkirakan akan menyusut menjadi 21,8 persen pada 2050, turun dari 26,8 persen pada 2024. Penurunan serupa juga akan terjadi pada kelompok usia 15 hingga 34 tahun, merosot menjadi 28,2 persen dari 34,6 persen.
Sebaliknya, populasi usia dewasa dan lanjut usia (lansia) di Kamboja akan mengalami pertumbuhan yang signifikan, kata sang PM.
Penduduk berusia 35 hingga 64 tahun akan meningkat menjadi 37,2 persen dari 32,1 persen, tuturnya, seraya menambahkan bahwa kelompok usia 65 tahun ke atas diperkirakan akan melonjak hampir dua kali lipat, naik menjadi 12,7 persen dari 6,5 persen.
"Perubahan struktur usia ini menunjukkan dengan jelas bahwa sekaranglah saatnya untuk berinvestasi pada populasi muda," ujar Hun Manet.
Dia mengatakan bahwa tindakan segera sangat penting untuk melindungi masa depan ekonomi Kamboja.
“Jika kita gagal memberikan peluang dan dukungan kepada populasi muda saat ini, kita akan menghadapi berbagai tantangan di masa depan, seperti kegagalan dalam meraih dividen demografi kedua, kekurangan tenaga kerja terampil, serta meningkatnya beban ekonomi dan sosial akibat populasi yang menua," ungkapnya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB minta masyarakat internasional bantu genjot perekonomian Yaman
Indonesia
•
17 Jan 2023

Feature – Diterpa badai musim dingin, perjuangan pengungsi Gaza untuk bertahan hidup kian berat
Indonesia
•
07 Feb 2025

Survei: “Tripledemic” jangkiti hampir 40 persen rumah tangga di AS
Indonesia
•
11 Feb 2023

Resensi buku - Rahasia mendisiplinkan anak tanpa ancaman dan hukuman
Indonesia
•
24 Mar 2021


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
