
Hidup ‘hanya’ 45 tahun, Imam Nawawi tulis kitab klasik Al-Majmu’ 9 volume

Ilustrasi. Imam An-Nawawi mencurahkan seluruh waktunya untuk belajar dan mengajar. Disebutkan bahwa dia tidak akan tidur kecuali jika jatuh tertidur. (OnePath Network/tangkapan layar)
Imam An-Nawawi tinggal di Nawa sampai usia 18 tahun. Pada tahun 649 Hijriah, dia pergi ke Damaskus yang pada waktu itu dianggap sebagai pusat ilmu pengetahuan karena memiliki lebih dari tiga ratus institut, akademi dan universitas. (OnePath Network/tangkapan layar)
Dalam rentang waktu 12-13 tahun, Imam An-Nawawi menghasilkan beberapa karya terpenting dalam khazanah keilmuan Islam. (OnePath Network/tangkapan layar)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Universitas Cenderawasih-WWF luncurkan buku panduan pengamatan burung di Papua
Indonesia
•
21 Jan 2022

Lebih dari 500.000 pengungsi Palestina pulang ke Gaza bagian utara
Indonesia
•
30 Jan 2025

Feature – Warga Indonesia di China rasakan kedekatan dengan budaya Qingming
Indonesia
•
06 Apr 2026

Pemerintah Riyadh libatkan seniman kaligrafi hiasi kota
Indonesia
•
01 Oct 2020


Berita Terbaru

Forum pembaca volume kelima buku ‘Xi Jinping: Tata Kelola China’ edisi bahasa Inggris digelar di Kuala Lumpur
Indonesia
•
01 May 2026

Feature – ‘Becoming Chinese’ di Kunming, perjalanan menelusuri akar budaya seorang ‘blogger’ Tionghoa-Amerika
Indonesia
•
30 Apr 2026

Indonesia-China perkuat kerja sama pendidikan vokasi dalam Forum CITIEA 2026
Indonesia
•
28 Apr 2026

Volume kelima buku ‘Xi Jinping: Tata Kelola China’ edisi bahasa Inggris dipromosikan di Indonesia
Indonesia
•
28 Apr 2026
