
Hidup ‘hanya’ 45 tahun, Imam Nawawi tulis kitab klasik Al-Majmu’ 9 volume

Ilustrasi. Imam An-Nawawi mencurahkan seluruh waktunya untuk belajar dan mengajar. Disebutkan bahwa dia tidak akan tidur kecuali jika jatuh tertidur. (OnePath Network/tangkapan layar)
Imam An-Nawawi tinggal di Nawa sampai usia 18 tahun. Pada tahun 649 Hijriah, dia pergi ke Damaskus yang pada waktu itu dianggap sebagai pusat ilmu pengetahuan karena memiliki lebih dari tiga ratus institut, akademi dan universitas. (OnePath Network/tangkapan layar)
Dalam rentang waktu 12-13 tahun, Imam An-Nawawi menghasilkan beberapa karya terpenting dalam khazanah keilmuan Islam. (OnePath Network/tangkapan layar)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Kembali ke desa jadi tren baru di tengah upaya revitalisasi China
Indonesia
•
25 Feb 2024

Para pejabat berupaya maksimalkan bantuan ke Gaza melalui koridor laut Siprus
Indonesia
•
24 Mar 2024

China selatan siaga hadapi topan Talim yang mendekat
Indonesia
•
17 Jul 2023

Kiprah jurnalis Muslim di era digital: Islamophobia (2/3 tulisan)
Indonesia
•
11 Jan 2021


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
