
Fatah kritik Dewan Perdamaian bentukan AS, tuding Israel hambat gencatan senjata Gaza

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menghadiri sebuah acara penandatanganan piagam pada Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. (Xinhua/Lian Yi)
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Seorang pejabat senior Fatah pada Rabu (22/7) mengkritik "Dewan Perdamaian" (Board of Peace) yang dipimpin Amerika Serikat (AS) sebagai "dewan pendudukan" (council of occupation), dan menuduh Washington serta Israel menghalangi pelaksanaan fase kedua perjanjian gencatan senjata di Gaza.
"Tidak ada 'Dewan Perdamaian' sama sekali," kata juru bicara Fatah, Munther al-Hayek, kepada stasiun radio resmi Voice of Palestine. "Jika ada kemauan yang tulus, khususnya dari AS, untuk memperkuat gencatan senjata, maka fase kedua seharusnya sudah selesai. Namun, pihak pendudukan terus menghalangi pelaksanaannya."
Al-Hayek mengecam pernyataan pejabat Israel mengenai kemungkinan kembalinya permukiman Israel ke Gaza sebagai "khayalan belaka," seraya mengatakan bahwa Israel "tidak akan mampu meletakkan satu batu pun di daerah kantong tersebut."
Dia juga mengatakan militer Israel sedang membangun tanggul tanah dan parit dari bagian timur kawasan permukiman Tuffah di Gaza City dan Kota Beit Hanoun di Gaza utara, meluas ke bagian tengah daerah kantong itu, yang mencerminkan penolakan Israel untuk melanjutkan ke fase kedua serta niatnya untuk mempertahankan kehadiran militer di Gaza.
Surat kabar Israel Haaretz pada Rabu melaporkan bahwa penghalang darat yang sedang dibangun militer tersebut telah memperluas wilayah yang berada di bawah kendali Israel menjadi sekitar 65 persen dari Jalur Gaza.
‘Dewan Perdamaian’ yang kontroversial itu secara resmi diluncurkan oleh Presiden AS Donald Trump pada akhir Januari dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Negara-negara Timur Tengah kecam pembunuhan Kepala Biro Politik Hamas di Teheran
Indonesia
•
01 Aug 2024

Kemenhan China tentang keras penjualan senjata AS ke Taiwan
Indonesia
•
04 Mar 2023

Sekjen PBB dorong penekanan kembali pentingnya resolusi politik untuk atasi krisis Gaza
Indonesia
•
19 Jul 2024

Medvedev: Hubungan Rusia-AS akan tetap hadapi tantangan dalam beberapa dekade
Indonesia
•
23 Feb 2024


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
