Faksi-faksi perjuangan Palestina pertahankan senjata

Foto yang dirilis oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) pada 21 April 2025 ini menunjukkan seorang tentara Israel yang beroperasi di Jalur Gaza.(Xinhua/Pasukan Pertahanan Israel)

Faksi-faksi perlawanan Palestina telah sepakat untuk mempertahankan persenjataan mereka meskipun Israel mengancam akan melakukan aksi militer baru di Gaza.

 

Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Faksi-faksi perlawanan Palestina telah sepakat untuk mempertahankan persenjataan mereka, kata seorang pejabat senior Jihad Islam Palestina (Palestinian Islamic Jihad/PIJ) pada Rabu (4/2).

"Terdapat konsensus di antara faksi-faksi perlawanan untuk tetap mempertahankan persenjataan milik rakyat Palestina, dan kami telah menunjukkan fleksibilitas kepada para mediator terkait penggunaannya," kata Mohammed Al-Hindi dalam pernyataan singkat.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, pada hari yang sama bertekad akan membubarkan Hamas jika kelompok tersebut menolak untuk melucuti senjatanya, seraya mengancam akan melakukan aksi militer baru di Gaza.

Pada Selasa (3/2), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali menegaskan "permintaan yang tidak dapat ditawar-tawar untuk pelucutan senjata Hamas, demiliterisasi Jalur Gaza, dan pencapaian tujuan perang sebelum rekonstruksi Jalur Gaza" saat bertemu dengan utusan khusus presiden Amerika Serikat (AS) Steve Witkoff, menurut pernyataan dari kantor Netanyahu.

PIJ merupakan kelompok bersenjata terbesar kedua di Gaza. Hamas sebelumnya telah menyatakan bahwa kelompok tersebut akan menyerahkan senjatanya jika pendudukan Israel berakhir.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait