
Elon Musk masuk Komando Perang Otonom AS, anggaran ‘drone’ tembus 1.331 triliun rupiah

Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth berbicara dalam konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 6 April 2026. (Xinhua/Li Yuanqing)
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengatakan pada Rabu (30/9) bahwa departemennya sedang membentuk "Komando Perang Otonom" (Autonomous Warfare Command), sebuah komando tempur bintang empat baru dengan otoritas setara angkatan bersenjata yang dibentuk untuk "meningkatkan skala kapabilitas otonom dan robotik di seluruh pasukan gabungan."
Hegseth menyampaikan pengumuman tersebut dalam sebuah pidato di Pangkalan Korps Marinir AS di Quantico, Virginia.
Komando baru tersebut diperkirakan akan merombak cara Pentagon membeli, menguji, dan mengerahkan drone serta teknologi canggih lainnya, menurut The Wall Street Journal, yang juga menyebutkan bahwa Pentagon berupaya meningkatkan anggaran untuk perang otonom hingga tiga kali lipat, dengan mengajukan dana sebesar 74 miliar dolar AS untuk teknologi drone dan counter-drone dalam permintaan anggarannya.
*1 dolar AS = 17.998 rupiah
Hegseth menuturkan bahwa miliarder teknologi Elon Musk, pengusaha teknologi Palmer Luckey, dan politisi Partai Republik Newt Gingrich, yang pernah menjabat sebagai Ketua DPR AS pada 1990-an, akan bersama-sama memimpin "Project Meridian", sebuah upaya yang dipimpin oleh Pentagon untuk "mengkaji masa depan peperangan."
Selain itu, menteri perang tersebut juga mengumumkan rencana untuk memangkas jumlah jenderal dan laksamana AS sebesar 20 persen serta membangun pangkalan baru yang akan menampung 15.000 hingga 20.000 tentara AS.
Dia mendorong para gubernur di seluruh negeri untuk "turun tangan dan menyampaikan proposal terbaik mereka kepada kami."
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

10 orang termasuk pelaku tewas dalam insiden penembakan sekolah di Kanada
Indonesia
•
13 Feb 2026

Uni Eropa raih kesepakatan LNG AS namun tepis permintaan rubel Rusia
Indonesia
•
25 Mar 2022

Oman keluarkan hukum dasar baru tentang suksesi putera mahkota
Indonesia
•
12 Jan 2021

Trump desak Iran hentikan serangan rudal ke Israel dan kembali ke meja perundingan
Indonesia
•
08 Jun 2026


Berita Terbaru

Mengapa hubungan AS-China bisa memengaruhi stabilitas ekonomi dunia?
Indonesia
•
02 Oct 2026

Feature – Tentara AS akhirnya hengkang dari Irak setelah puluhan tahun, rakyat Baghdad bernapas lega
Indonesia
•
02 Oct 2026

Putin tuduh Barat bangun “tirai besi” baru, Rusia sebut kebijakan isolasi bakal gagal
Indonesia
•
02 Oct 2026

Pilot Flydubai diduga tikam kapten, pesawat menukik hampir 14.000 kaki dalam 30 detik
Indonesia
•
01 Oct 2026
