Putin tuduh Barat bangun “tirai besi” baru, Rusia sebut kebijakan isolasi bakal gagal

Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin pertemuan dengan para anggota Dewan Keamanan di Kremlin di Moskow, Rusia, pada 23 Agustus 2019. (Xinhua/Sputnik)

Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Rusia Vladimir Putin pada Kamis (1/10) menuding negara-negara Barat sedang membangun "tirai besi" baru dalam hubungan global dan menekankan bahwa kebijakan-kebijakan isolasionis semacam itu pasti akan gagal.

Dalam pidatonya pada sidang pleno pertemuan tahunan ke-23 Klub Diskusi Valdai, Putin mengatakan bahwa bertentangan dengan tudingan Barat, Rusia tidak berniat menciptakan perpecahan di kalangan komunitas internasional.

Justru blok Barat yang memasang "tirai besi" modern melalui serangkaian langkah-langkah pembatasan luas dan kebijakan isolasionis, sebutnya.

Dia menyoroti bahwa negara-negara Barat menjatuhkan ribuan sanksi terhadap Rusia, melarang hubungan diplomatik dengan perwakilan Rusia, dan berupaya mengisolasi Rusia dari organisasi-organisasi internasional.

Menyoroti pelajaran sejarah dari Perang Dingin, Putin mengatakan bahwa upaya Uni Soviet membangun "tirai besi" berakhir dengan kegagalan total.

Dia menambahkan bahwa setiap upaya di masa kini untuk memaksakan penghalang ideologis dan geopolitik seperti itu tidak realistis dan dipastikan akan runtuh di tengah dinamika global saat ini.

Saat menguraikan fondasi inti bagi tatanan dunia masa depan yang stabil, Putin kembali menegaskan prinsip fundamental yang telah lama dianut Rusia, yaitu keamanan suatu negara atau kelompok negara mana pun tidak boleh dicapai dengan mengorbankan keamanan pihak lain.

Dia menyebut konsep keamanan yang tidak terpisahkan ini sebagai landasan mutlak bagi sistem tata kelola global yang baru dan sah, serta menyerukan kepada semua bangsa untuk mematuhi aturan ini guna mencegah konfrontasi dan perpecahan geopolitik.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait