
Putin sebut ekonomi Rusia terbukti tangguh meski ada sanksi Barat

Orang-orang berseluncur di gelanggang es GUM di Lapangan Merah di Moskow, Rusia, pada 28 November 2022. (Xinhua/Alexander Zemlianichenko Jr)
Ekonomi Rusia telah bertahan dari sanksi-sanksi Barat dan mencatatkan kinerja “jauh lebih kuat dari yang diyakini oleh Barat”.
Moskow, Rusia (Xinhua) – Ekonomi Rusia telah bertahan dari sanksi-sanksi Barat dan mencatatkan kinerja "jauh lebih kuat dari yang diyakini oleh Barat," ungkap Presiden Rusia Vladimir Putin pada Selasa (21/2)."Kami telah memastikan stabilitas situasi ekonomi, melindungi masyarakat, menyelamatkan pekerjaan, mencegah kelangkaan di pasar, termasuk barang-barang penting, serta mendukung sistem keuangan dan para pengusaha," sebut Putin dalam pidato tahunannya di Majelis Federal (Federal Assembly) Rusia.Data terbaru menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB) Rusia turun 2,1 persen pada 2022, mengalahkan penurunan ekonomi sebesar 20-25 persen yang diprediksi oleh para analis Barat pada awal tahun lalu, katanya.Pangsa rubel dalam pembayaran internasional Rusia naik dua kali lipat dibandingkan dengan Desember 2021. Putin mengatakan bahwa Moskow akan terus bekerja sama dengan para mitra untuk membentuk sistem pembayaran global yang stabil dan aman yang bebas dari dolar AS dan mata uang Barat lainnya."Para inisiator sanksi sedang menghukum diri mereka sendiri. Mereka telah mendorong inflasi di negara mereka sendiri, kehilangan lapangan pekerjaan, penutupan perusahaan, dan krisis energi. Namun mereka mengatakan kepada rakyatnya bahwa Rusia yang harus disalahkan atas segalanya," ujar Putin.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

China dan ASEAN sepakat tingkatkan kemitraan strategis komprehensif ke level baru
Indonesia
•
23 Feb 2023

Putin soroti hasil "positif" perundingan Rusia-AS di Riyadh
Indonesia
•
20 Feb 2025

Venezuela sita lebih dari 7 ton narkoba pada 2026
Indonesia
•
14 Jan 2026

Trump ancam Iran terkait tarif transit kapal tanker di Selat Hormuz
Indonesia
•
10 Apr 2026


Berita Terbaru

Perang AS-Iran masuk bulan keenam, ekonomi global masih bertahan? Ini jawaban IMF
Indonesia
•
12 Sep 2026

PBB: 1.500 warga Palestina terusir akibat pembongkaran Israel di Tepi Barat
Indonesia
•
12 Sep 2026

Aljazair putus hubungan diplomatik dengan UEA, duta besar diberi waktu 48 jam
Indonesia
•
12 Sep 2026

Houthi rebut kawasan Selat Bab al-Mandab, kuasai seluruh pesisir barat Yaman
Indonesia
•
12 Sep 2026
