
Feature – ‘Desa Bali’ di Hainan jadi bukti pertukaran persahabatan Indonesia dan China

Foto tak bertanggal ini menunjukkan Candi Bentar bergaya Bali di 'Desa Bali', sebuah objek wisata di Wanning, Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua/Chen Kaizi)
‘Desa Bali’ di Provinsi Hainan, China selatan, menampilkan Candi Bentar, patung Boma, dan ukiran Dewi Shinta-Hanoman.
Haikou, China (Xinhua/Indonesia Window) – Jika Anda berkunjung ke Wanning di Provinsi Hainan, China selatan, sebuah desa yang menampilkan Candi Bentar, patung Boma, dan ukiran Dewi Shinta-Hanoman seolah-olah membawa Anda ke Pulau Bali yang berjarak ribuan kilometer dari Wanning. Inilah ‘Desa Bali’, yang dikenal sebagai destinasi populer dan kerap memikat wisatawan China setiap musim liburan.Banyak wisatawan mungkin belum mengetahui bahwa arsitektur, patung, pertunjukan kesenian, hingga desain yang mendetail di desa ini merupakan hasil dari kearifan masyarakat Indonesia. Jadi, tidak heran jika unsur-unsur Bali yang ada di desa ini terasa begitu autentik.Pada 2017, Rektor Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) I Wayan Lasmawan memimpin delegasi dari kampus tersebut ke Wanning untuk membahas perancangan dan pembangunan ‘Desa Bali’, sebuah proyek yang sebelumnya telah disepakati oleh pihak China dan Indonesia.Lu Shaosheng, direktur objek wisata ‘Desa Bali’, masih ingat pengalamannya saat pertama kali menerima kunjungan delegasi dari Undiksha sekitar delapan tahun lalu. "Segera setelah cetak biru dan rancangan desain ditetapkan, para mahasiswa Indonesia langsung memulai pembangunan tanpa kenal lelah. Patung-patung dan ukiran yang memesona dan bernuansa Bali tercipta dari tangan mereka," kenang Lu.Setelah itu, Rektor Wayan bersama para mahasiswa peserta telah beberapa kali kembali mengunjungi ‘Desa Bali’ untuk mengecat patung dan bangunan, serta membawa berbagai alat musik, busana, bahkan karya seni dari Bali. Tidak hanya itu, mereka juga menampilkan pertunjukan tari Bali di Wanning dan mengajarkan bahasa Indonesia serta bahasa daerah Bali kepada para staf di ‘Desa Bali’.
Foto dokumentasi ini menunjukkan seorang mahasiswa dari Universitas Pendidikan Ganesha sedang melukis di sebuah patung di 'Desa Bali', sebuah objek wisata di Wanning, Provinsi Hainan, China selatan. (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Opini – Taiwan wujudkan visi WHO berantas Hepatitis C yang ancam kesehatan masyarakat
Indonesia
•
02 Apr 2026

COVID-19 – WHO: Kasus infeksi global turun 24 persen, kematian meningkat di Asia
Indonesia
•
19 Aug 2022

NYT: Timbulkan ketidaknyamanan pada orang lain di AS dapat mengancam nyawa
Indonesia
•
08 May 2023

China terbitkan prangko khusus untuk situs UNESCO Pingyao
Indonesia
•
04 Dec 2023


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
