
PBB luncurkan dekade transportasi berkelanjutan

Sebuah bus melintas di ruas jalan tol daerah Jawa Tengah pada 13 Maret 2022. (Indonesia Window)
Dekade Transportasi Berkelanjutan mendorong mobilitas yang bersih dan lebih adil, mobilitas aktif, transportasi jalan nol emisi, pembangunan kapasitas terkait transportasi, data dan pelaporan transportasi.
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (10/12) meluncurkan Dekade Transportasi Berkelanjutan (2026-2035) pertamanya dan Rencana Implementasi terkait.Sebuah acara khusus yang mempertemukan para pemimpin bidang transportasi dari kalangan pemerintahan, sistem PBB, otoritas lokal, sektor swasta, masyarakat sipil, dan organisasi kepemudaan dari seluruh dunia digelar di markas besar PBB di New York.“Proses konsultatif dan inklusif ini membuka jalan baru untuk kerja sama, dan kami merasa terhormat untuk memimpinnya," kata Under-Secretary-General PBB Li Junhua, yang memimpin Departemen Urusan Ekonomi dan Sosial PBB (UN Department of Economic and Social Affairs/UN DESA).Rencana Implementasi disusun oleh UN DESA dan mencakup enam bidang fokus serta cara implementasinya. Rencana tersebut merupakan hasil dari proses konsultasi partisipatif dan menyediakan sebuah peta jalan untuk menyelaraskan kebijakan, pendanaan, teknologi, dan data dengan transportasi berkelanjutan guna memajukan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goal/SDG), demikian menurut rilis pers yang dikeluarkan PBB.Transportasi berkelanjutan berkaitan dengan mobilitas yang lebih bersih dan sistem yang lebih aman; perluasan pasar; pembentukan akses ke lapangan kerja, sekolah, dan layanan kesehatan; serta memungkinkan pergerakan barang dan jasa, ungkap rilis pers tersebut.Transportasi berkelanjutan merupakan elemen fundamental dalam mencapai SDG, dengan sinergi terhadap pemberantasan kemiskinan, kesehatan yang baik, aksi iklim, kesetaraan gender, pendidikan, dan bidang-bidang lainnya. Dengan permintaan transportasi yang diperkirakan meningkat lebih dari dua kali lipat per 2050, pilihan-pilihan terkait mobilitas yang diambil dalam satu dekade mendatang dapat memastikan jalur pembangunan yang berkelanjutan, lanjut rilis pers itu.Dalam acara peluncuran Dekade Transportasi Berkelanjutan ini juga diumumkan 83 komitmen konkret yang diajukan dari berbagai belahan dunia, termasuk dorongan besar menuju mobilitas yang bersih dan lebih adil, mobilitas aktif, transportasi jalan nol emisi, pembangunan kapasitas terkait transportasi, data dan pelaporan transportasi, dan sebagainya, papar rilis pers itu.Pada 2023, Majelis Umum PBB menetapkan 2026 sebagai awal dari Dekade Transportasi Berkelanjutan pertama PBB.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar sebut ekonom China semakin meningkat pada 2023 berkat kebijakan CPC
Indonesia
•
17 Feb 2023

Stasiun metro Shanghai terima transaksi kartu bank asing untuk pembelian tiket
Indonesia
•
21 Apr 2024

Feature – Mencicipi bihun siput Luosifen khas Guangxi China yang mulai jajaki pasar Indonesia
Indonesia
•
21 Jun 2024

Ekonomi berbagi China topang momentum pertumbuhan
Indonesia
•
26 Feb 2023


Berita Terbaru

Kasus korupsi di Singapura menurun pada 2025
Indonesia
•
30 Apr 2026

Atasi lonjakan harga bahan bakar, Thai AirAsia kurangi jadwal penerbangan hingga 30 persen
Indonesia
•
30 Apr 2026

Perubahan tarif akan tambah 1,1 triliun dolar AS ke defisit anggaran ASdalam 10 tahun
Indonesia
•
30 Apr 2026

UEA keluar dari OPEC, sejalan dengan visi ekonomi jangka panjang
Indonesia
•
30 Apr 2026
