COVID-19 – Vaksin buatan pusat penelitian Chumakov Rusia digunakan setelah uji klinis

COVID-19 – Vaksin buatan pusat penelitian Chumakov Rusia digunakan setelah uji klinis
Ilustrasi. Vaksin anti-virus corona yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian Chumakov Rusia dapat digunakan segera setelah berhasil melewati semua uji klinis, yang dijadwalkan selesai pada November 2020. (Freepik)

Jakarta (Indonesia Window) – Vaksin anti-virus corona yang dikembangkan oleh Pusat Penelitian Chumakov Rusia dapat digunakan segera setelah berhasil melewati semua uji klinis, yang dijadwalkan selesai pada November 2020, kata Direktur Jenderal Chumakov, Ildar Ishmukhametov, kepada Kantor Berita TASS.

“Yang pasti, kami bisa segera menggunakannya setelah semua uji klinis selesai. Kami berencana menyelesaikannya pada November,” ujarnya baru-baru ini.

Sementara itu, Presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Alexander Sergeyev, mengatakan kepada TASS pada akhir September bahwa vaksin buatan Chumakov didasarkan pada pengalaman kerja global dan domestik selama seabad dengan vaksin whole-virion dan mungkin memiliki potensi ekspor.

Vaksin whole-virion adalah vaksin tidak aktif (atau vaksin yang dimatikan), yang terdiri dari partikel utuh virus mati dalam kondisi terkontrol untuk mengurangi infektivitas.

Vaksin tersebut menggunakan seluruh partikel virus, yang dihancurkan secara total menggunakan panas, bahan kimia, atau radiasi.

“Vaksin ini menggunakan virus yang menyebabkan penyakit, tetapi dalam kondisi mati, tidak berbahaya, tidak aktif. Saya harus mengatakan bahwa sebagian besar negara di dunia biasanya menggunakan vaksin whole-virion untuk melawan berbagai penyakit. Virus semacam itu tidak berbahaya, tetapi vaksin yang dibuat dari virus ini memunculkan respon imun yang baik,” jelas Sergeyev.

Menurut dia, Pusat Penelitian Chumakov memiliki fasilitas produksi moderen dengan kapasitas untuk menghasilkan hingga sepuluh juta dosis berbagai vaksin.

Kementerian Kesehatan Rusia telah mengeluarkan izin untuk uji klinis vaksin buatan Chumakov dan pengujian akan segera dimulai di Kirov, St. Petersburg, dan Novosibirsk dengan melibatkan lebih dari 3.000 relawan.

Menurut Ishmukhametov, uji klinis dijadwalkan selesai pada November 2020.

Pusat Penelitian Federal Chumakov untuk Pengembangan Produk Kekebalan Tubuh dan Biologi didirikan di bawah Institut Poliomielitis dan Ensefalitis Virus dari Akademi Ilmu Kedokteran Uni Soviet.

Ilmuan dari Akademi Ilmu Kedokteran Uni Soviet, Mikhail Chumakov, adalah pendiri dan direktur pertama institut tersebut hingga tahun 1972.

Kini, Pusat Penelitian Chumakov adalah organisasi penelitian di bidang virologi medis terkemuka di dunia.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here