COVID-19 – Produksi vaksin Sputnik V Rusia meningkat hingga 2 juta dosis

COVID-19 – Produksi vaksin Sputnik V Rusia meningkat hingga 2 juta dosis
Ilustrasi. Jumlah total dosis vaksin virus corona buatan Rusia, Sputnik V, akan segera mencapai dua juta, sehingga memungkinkan imunisasi massal bagi warga Rusia. (Daniel Schludi on Unsplash)

Jakarta (Indonesia Window) – Jumlah total dosis vaksin virus corona buatan Rusia, Sputnik V, akan segera mencapai dua juta, sehingga memungkinkan imunisasi massal bagi warga Rusia, kata Kementerian Perindustrian dan Perdagangan pada Jumat.

Otoritas Rusia telah mengumumkan bahwa produksi Sputnik V meningkat menjelang peluncuran kampanye vaksinasi.

“Dalam waktu dekat, total volume dosis vaksin Sputnik V yang diproduksi akan mencapai dua juta, yang akan memungkinkan kita untuk memulai vaksinasi penduduk negara kita. Volume produksi dan jumlah dosis yang dimasukkan ke dalam sirkulasi sipil terus meningkat,” kata Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia dalam siaran persnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah meminta pemerintah untuk meluncurkan vaksinasi massal terhadap virus corona pekan depan.

Walikota Moskow Sergei Sobyanin telah mengumumkan bahwa stasiun vaksinasi akan dibuka di Moskow.

Tenaga medis, pekerja layanan sosial, dan guru akan menjadi yang pertama diberikan akses ke vaksin.

Sputnik V adalah vaksin COVID-19 pertama di dunia, yang secara resmi terdaftar di Rusia pada 11 Agustus.

Vaksin tersebut dikembangkan oleh Pusat Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya, dan saat ini sedang menyelesaikan uji klinis tahap ketiga.

Hasil awal uji coba menunjukkan bahwa keefektifan vaksin melampaui 95 persen pada hari ke-42 setelah vaksinasi, asalkan pasien menerima dosis kedua.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here