
COVID-19 – Jangka waktu kekebalan vaksin Sputnik V Rusia lebih 2 tahun

Ilustrasi. Institut Penelitian Epidemiologi dan Mikrobiologi Gamaleya, pengembang Sputnik V, memperkirakan kekebalan yang diberikan oleh vaksin ini akan berlangsung lebih dari dua tahun. (Mufid Majnun on Unsplash)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim peneliti China rancang sistem AI-Chemist untuk fasilitasi eksperimen kimia
Indonesia
•
20 Oct 2022

Laporan sebut kondisi lingkungan Australia memburuk pada 2023
Indonesia
•
21 Mar 2024

Para ahli bedah di China lindungi nyawa pasien dengan bantuan teknologi medis canggih
Indonesia
•
06 May 2026

Siswa SMA buat bioplastik dari pati biji karet
Indonesia
•
10 Nov 2019


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
