
Dinosaurus ornithischia tertua dari Asia teridentifikasi di China barat daya

Foto yang diabadikan pada 23 Oktober 2024 ini menunjukkan seorang ilmuwan bekerja di Port Island di Hong Kong UNESCO Global Geopark, tempat fosil dinosaurus ditemukan untuk pertama kalinya di Hong Kong, China selatan. (Xinhua/Departemen Layanan Informasi Pemerintah SAR Hong Kong)
Fosil dinosaurus ornithischia (ornithischian) yang ditemukan di Kota Chongqing, China barat daya telah diidentifikasi sebagai dinosaurus paling awal dari jenisnya yang pernah ditemukan di Asia.
Kunming, AS (Xinhua/Indonesia Window) – Para peneliti berhasil menemukan sebuah fosil dinosaurus ornithischia (ornithischian) di Kota Chongqing, China barat daya, dan mengidentifikasinya sebagai dinosaurus paling awal dari jenisnya yang pernah ditemukan di Asia. Demikian menurut Fakultas Ilmu Hayati di Universitas Yunnan.Penemuan ini dilakukan bersama oleh para peneliti dari Universitas Yunnan, Institut Paleontologi dan Paleoantropologi Vertebrata di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China, serta Biro Perencanaan dan Sumber Daya Alam Chongqing. Temuan mereka dipublikasikan dalam jurnal iScience.Para peneliti menemukan bahwa fosil yang berasal dari sekitar 190 juta tahun yang lalu pada periode Jura Awal ini merupakan bentuk yang sangat primitif dari dinosaurus ornithischia.Meski hanya ada satu tulang paha, ciri-ciri morfologinya menunjukkan bahwa dinosaurus itu hidup sebelum semua dinosaurus ornithischia lainnya yang ditemukan di Asia, berpotensi menelusuri kembali asal-usul kelompok ini.Sebuah studi histologis tulang yang mendetail pada tulang paha mengungkapkan bahwa tulang paha tersebut berasal dari individu subdewasa yang pertumbuhannya telah melambat secara signifikan, mengindikasikan bahwa dinosaurs itu sudah mendekati usia dewasa pada saat kematiannya. Mengingat panjang spesimen yang hanya 9,3 sentimeter, para peneliti memperkirakan total panjang tubuh dinosaurus tersebut sekitar satu meter.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Program penelitian manusia di stasiun luar angkasa dorong kesehatan manusia di Bumi
Indonesia
•
30 Mar 2026

Populasi rusa milu yang terancam punah di cagar alam China berkembang pesat, capai 8.000 ekor
Indonesia
•
05 Jul 2024

Keanekaragaman hayati padang rumput bantu kendalikan penyakit tanaman
Indonesia
•
09 Jan 2023

Ilmuwan China rancang robot inspeksi kecil yang mampu menggeliat
Indonesia
•
27 May 2022


Berita Terbaru

Ilmuwan peringatkan karhutla bisa rusak permanen permafrost Bumi
Indonesia
•
13 Jun 2026

Makhluk laut ini menyerap karbon seperti hutan Amazon, rahasianya baru terungkap
Indonesia
•
12 Jun 2026

Mengapa es Antarktika mencair lebih cepat? Ilmuwan akhirnya punya jawabannya
Indonesia
•
11 Jun 2026

Feature – Teknologi canggih dukung upaya konservasi panda di China
Indonesia
•
11 Jun 2026
