China tegas menentang hegemoni dan politik kekuasaan

Pertemuan pembukaan untuk sesi keempat Kongres Rakyat Nasional (National People's Congress/NPC) China ke-14 digelar di Balai Agung Rakyat di Beijing, ibu kota China, pada 5 Maret 2026. (Xinhua/Wang Jianhua)

China akan tetap berkomitmen pada kebijakan luar negeri independen yang mengutamakan perdamaian dan pembangunan yang damai, serta akan memperluas jaringan kemitraan globalnya.

 

Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China akan dengan tegas menentang hegemoni dan politik kekuasaan, serta menjunjung tinggi keadilan dan kesetaraan internasional, demikian menurut laporan kerja pemerintah yang diserahkan pada Kamis (5/3) kepada badan legislatif nasional untuk dipertimbangkan.

China akan tetap berkomitmen pada kebijakan luar negeri independen yang mengutamakan perdamaian dan pembangunan yang damai, serta akan memperluas jaringan kemitraan globalnya, menurut laporan tersebut.

Laporan itu menyatakan bahwa China siap bekerja sama dengan semua anggota komunitas internasional guna mempromosikan dunia multipolar yang setara dan tertib serta mendorong globalisasi ekonomi yang bermanfaat dan inklusif secara universal, sekaligus menjalankan Inisiatif Pembangunan Global, Inisiatif Keamanan Global, Inisiatif Peradaban Global, dan Inisiatif Tata Kelola Global.

Menurut laporan tersebut, China juga akan secara aktif berpartisipasi dalam reformasi dan pengembangan sistem tata kelola global, serta menjadikan tatanan internasional lebih adil dan merata.

"Dengan melakukan hal itu, kita akan bersama-sama membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia dan menciptakan masa depan yang cerah berupa perdamaian dan pembangunan bagi dunia kita," demikian bunyi laporan tersebut.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait