China akan layangkan gugatan ke WTO terkait tarif baru UE untuk EV China jika perlu

Pengunjung mengamati mobil Xiaomi SU7 yang dipertunjukkan dalam pameran China Brand Day 2024 di Shanghai, China timur, pada 10 Mei 2024. (Xinhua/Fang Zhe)

China akan mengajukan gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait rencana Uni Eropa (UE) untuk memberlakukan bea masuk sementara terhadap impor kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dari China jika diperlukan.

 

Beijing, China (Xinhua) – China akan mengajukan gugatan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait rencana Uni Eropa (UE) untuk memberlakukan bea masuk sementara terhadap impor kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dari China jika diperlukan, demikian disampaikan Kementerian Perdagangan (Kemendag) China pada Kamis (13/6).

Temuan-temuan dari pihak Eropa dalam pengumuman awalnya tidak memiliki dasar faktual maupun hukum, kata He Yadong, juru bicara (jubir) kementerian tersebut, dalam konferensi pers.

Jubir tersebut mengatakan bahwa langkah UE itu tidak hanya melanggar hak dan kepentingan yang sah dari industri EV China, tetapi juga akan mengganggu kerja sama antara China dan Eropa di sektor kendaraan energi baru serta mengacaukan rantai pasokan dan industri otomotif global, yang mencakup UE.

Tindakan semacam itu merupakan “proteksionisme terang-terangan” dan diduga melanggar peraturan WTO. Oleh karena itu, China akan mengambil semua tindakan yang diperlukan demi mempertahankan hak dan kepentingan yang sah dari perusahaan-perusahaan China, ujar He.

China mendesak UE untuk segera mengoreksi kebijakannya yang keliru, mengimplementasikan konsensus penting yang telah dicapai dalam pertemuan trilateral China-Prancis-UE baru-baru ini, serta mengatasi gesekan ekonomi dan perdagangan melalui dialog.

Pada Rabu (12/6), Komisi Eropa mengeluarkan pernyataan yang mengungkap besaran bea masuk sementara yang akan diberlakukan terhadap impor kendaraan listrik berbasis baterai dari China.

Laporan: Redaksi

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Iklan