
Perangkat berteknologi tinggi jadi asisten ‘pintar’ untuk kesehatan masyarakat China

Foto yang diabadikan pada 18 Desember 2021 ini memperlihatkan seorang warga lanjut usia (lansia) menunjukkan gelang pintarnya yang diberikan oleh pemerintah daerah di Hefei, Provinsi Anhui, China timur. (Xinhua/Xuyong)
Cermin kebugaran dapat memberikan pengalaman kebugaran yang imersif kepada para pengguna melalui modul kursus kebugaran interaktif tergamifikasi.
Beijing, China (Xinhua) – Dengan popularisasi teknologi mutakhir, berbagai perangkat kesehatan pintar seperti cermin kebugaran (fitness mirror), gelang pintar, dan timbangan berat badan pintar menjadi kian populer di kalangan publik, yang berkontribusi pada kesehatan masyarakat.Konsumsi kesehatan tahunan sebagian besar keluarga di China pada 2021 berkisar antara 500 yuan hingga 5.000 yuan, dan orang-orang semakin bersedia membayar untuk kesehatan, demikian menurut sebuah laporan studi tentang konsumsi kesehatan.Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak orang lebih suka berolahraga di rumah. Cermin kebugaran kian disukai karena dapat memungkinkan orang-orang menggunakan waktu yang terfragmentasi di rumah untuk berolahraga. Data dari firma riset iResearch menunjukkan bahwa ukuran pasar cermin kebugaran mencapai 30 juta yuan pada 2021."Sederhananya, cermin kebugaran menangkap jejak gerakan tubuh manusia melalui kamera dan memandu postur gerakan untuk berolahraga secara waktu nyata (real time). Cermin kebugaran dapat memberikan pengalaman kebugaran yang imersif kepada para pengguna melalui modul kursus kebugaran interaktif tergamifikasi," kata Meng Lin, seorang asisten direktur di Fakultas Kedokteran Universitas Tianjin.Dibandingkan dengan kursus kebugaran video lainnya, keunggulan cermin kebugaran terletak pada interaksi waktu nyata dan kemampuan mengoreksi kesalahannya, yang sebagian besar bergantung pada pengenalan gerakan AI dan algoritme interaksi di dalam produk tersebut.Kamera bawaan (built-in) cermin kebugaran itu dapat menangkap titik-titik tulang tubuh manusia melalui pemrosesan gambar, membentuk model gerakan tulang manusia, dan merealisasikan pelacakan postur sendi secara waktu nyata untuk memandu dan memperbaiki gerakan.Di bawah Internet of Everything, semua jenis perangkat olahraga pintar yang dapat dipakai akan benar-benar mengubah segmen kebugaran tradisional dan perilaku konsumsi pasar barang olahraga, kata Luo Jie, seorang pejabat di China Sporting Goods Federation.Saat ini, gelang pintar sudah menjadi aksesori yang lazim bagi banyak orang. Mereka menggunakannya untuk memantau tekanan darah, oksigen darah, dan detak jantung.Setiap pagi, Rong Zhengbang (82) yang tinggal di Desa Mazu, Kota Zhoushan di Provinsi Zhejiang, China timur, menggunakan gelang pintar yang disediakan oleh biro urusan sipil setempat untuk menguji tekanan darah dan detak jantungnya.Gelang itu kemudian secara otomatis mengirimkan data ke platform informasi sehingga keluarga, dokter, dan pekerja sosial dapat mengetahui data kesehatannya secara waktu nyata.Gelang pintar tidak hanya menjadi ‘pelindung’ bagi para lansia, tetapi juga sebagai ‘asisten kebugaran’. Gelang pintar itu dapat memantau perubahan indikator kesehatan selama berolahraga, membantu orang-orang menghindari bahaya yang disebabkan oleh olahraga dan memberi mereka referensi untuk membuat rencana olahraga."Fungsi-fungsi ini dicapai terutama oleh sensor photoplethysmography (PPG), yang juga digunakan dalam pendeteksian biomedis," ujar Li Shuang, dosen di Fakultas Kedokteran Universitas Tianjin.Li menyebutkan bahwa gelang pintar merupakan sebuah produk elektronik dan bukan instrumen medis, dan akurasi pemantauannya tidak sebaik instrumen profesional. Hasil pengukurannya hanya untuk referensi.*1 yuan = 2.252 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB peringatkan kelangkaan pasokan kemanusiaan yang kritis di Gaza
Indonesia
•
30 Nov 2023

Pakar sebut keberhasilan CPC berkat kemampuannya beradaptasi
Indonesia
•
10 Oct 2022

UNICEF targetkan dana 7,66 miliar dolar AS untuk dukung penyelamatan nyawa anak pada 2026
Indonesia
•
11 Dec 2025

Yayasan Hakka: Warga Tionghoa di Aceh nyaman dengan syariat Islam
Indonesia
•
04 Feb 2022


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
