
Trump sebut 80.000 halaman berkas pembunuhan JFK yang tidak diedit akan dirilis Selasa

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara dalam sebuah konferensi pers di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 24 Februari 2025. (Xinhua/Hu Yousong)
Catatan terkait pembunuhan JFK, presiden AS ke-35, dibunuh pada 22 November 1963 di Dallas, Texas dapat diakses publik melalui National Archives and Records Administration.
Washington, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (17/3) mengatakan bahwa dia akan merilis 80.000 halaman berkas yang belum diedit terkait pembunuhan mantan presiden John F. Kennedy (JFK) pada Selasa (18/3)."Kami akan merilis berkas JFK, dan itu akan dilakukan besok," kata Trump kepada wartawan di John F. Kennedy Center for the Performing Arts di Washington DC, tempat dirinya menghadiri rapat dewan."Anda punya banyak (referensi) bacaan. Saya tidak yakin kami akan mengedit apa pun. Saya bilang, jangan (melakukan pengeditan). Tetapi kami akan merilis berkas JFK," ungkap Trump."Orang-orang telah menunggu puluhan tahun untuk ini," tambah Trump.Ketika ditanya apakah akan ada ringkasan dari 80.000 halaman berkas tersebut, Trump menjawab, "Tidak."JFK, presiden AS ke-35, dibunuh pada 22 November 1963 di Dallas, Texas, saat sedang menaiki iring-iringan mobil. Lee Harvey Oswald ditangkap atas pembunuhan tersebut, namun banyak teori konspirasi tentang penyebab kematian dramatis Oswald dua hari setelah pembunuhan itu yang masih beredar hingga saat ini.Pada 1992, Kongres mengharuskan agar semua dokumen yang terkait dengan pembunuhan itu tersedia untuk publik dalam waktu 25 tahun, paling lambat 26 Oktober 2017.Dalam masa jabatan pertamanya sebagai presiden mulai Januari 2017, Trump menerima usulan pengeditan dari sejumlah departemen dan badan eksekutif, tetapi memerintahkan evaluasi ulang lanjutan atas pengeditan yang tersisa.Joe Biden, yang menggantikan Trump, mengeluarkan persetujuan resmi berikutnya terkait catatan ini pada 2021, 2022, dan 2023, yang memberi waktu tambahan bagi badan-badan untuk meninjau dokumen-dokumen tersebut dan menahan informasi dari pengungkapan publik.Sekretaris pers Biden, Karine Jean-Pierre, pada 30 Juni 2023 mengatakan bahwa 99 persen catatan yang terkait dengan pembunuhan JFK dapat diakses publik melalui National Archives and Records Administration.Pada 23 Januari, Trump menandatangani perintah eksekutif untuk tidak lagi menjadikan berkas-berkas yang tersisa terkait pembunuhan mantan presiden JFK, saudaranya Robert F. Kennedy (RFK), dan pemimpin hak-hak sipil Martin Luther King Jr. (MLK) sebagai berkas rahasia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Para pemimpin Arab tuntut gencatan senjata di Gaza, tolak pemindahan warga Palestina
Indonesia
•
19 May 2025

Tiga orang hilang akibat kebakaran hebat di Colorado AS
Indonesia
•
02 Jan 2022

Kremlin desak penyelidikan insiden Nord Stream menyusul laporan jurnalis AS
Indonesia
•
10 Feb 2023

Iran desak gelar pertemuan luar biasa OKI terkait krisis kemanusiaan di Gaza
Indonesia
•
10 Aug 2025


Berita Terbaru

Serangan terhadap pemukim di Tepi Barat tembus 1.000 kasus tahun ini
Indonesia
•
13 Jun 2026

Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol divonis 30 tahun penjara dalam kasus pengkhianatan negara
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran pastikan perundingan damai dengan AS masuki tahap akhir
Indonesia
•
13 Jun 2026

Iran laporkan 54 awak kapal tewas dan 253 kapal hancur sejak konflik dimulai
Indonesia
•
11 Jun 2026
