
Studi: Alat antarmuka otak-komputer tingkatkan fungsi motorik pasien strok

Seorang pengunjung menjajal sistem antarmuka otak-komputer buatan dalam negeri di stan Rumah Sakit Tiantan Beijing dalam Pameran Perdagangan Jasa Internasional China (China International Fair for Trade in Services/CIFTIS) 2023 di Shougang Park di Beijing, ibu kota China, pada 5 September 2023. (Xinhua/Li Xin)
Brain-computer interface merupakan sejenis sistem komunikasi yang mengubah ‘gagasan’ di otak menjadi instruksi dan telah digunakan dalam rehabilitasi penyakit strok.
Beijing, China (Xinhua) – Dalam sebuah uji klinis, tim ilmuwan China menemukan bahwa rehabilitasi antarmuka otak-komputer (brain-computer interface/BCI) dapat meningkatkan fungsi motorik ekstremitas atas pada pasien strok.BCI merupakan sejenis sistem komunikasi yang mengubah ‘gagasan’ di otak menjadi instruksi dan telah digunakan dalam rehabilitasi penyakit strok.Tim ilmuwan dari Rumah Sakit Tiantan Beijing, yang berada di bawah naungan Capital Medical University, memimpin sebuah uji klinis di 17 pusat yang diprakarsai oleh peneliti di China, dengan 296 pasien strok iskemik secara acak menerima BCI atau pelatihan rehabilitasi tradisional selama satu bulan.Hasil efikasi primer menunjukkan bahwa perubahan skor dari garis dasar pada kelompok pasien yang menerima BCI jauh lebih tinggi dibandingkan pada kelompok kontrol, menurut sebuah penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Cell Med.Terdapat hampir 200 perusahaan BCI medis di China, dengan 25 persen di antaranya menggunakan teknologi implan dan 75 persen menggunakan teknologi nonimplan, menurut laporan Akademi Teknologi Informasi dan Komunikasi China (China Academy of Information and Communications Technology/CAICT) tentang pengembangan dan penerapan teknologi antarmuka otak-komputer (2023).Strok adalah kondisi ketika pasokan darah ke otak terganggu karena penyumbatan (strok iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Kondisi ini menyebabkan area tertentu pada otak tidak mendapat suplai oksigen dan nutrisi sehingga terjadi kematian sel-sel otak.Strok merupakan keadaan darurat medis, karena tanpa suplai oksigen dan nutrisi, sel-sel pada bagian otak yang terdampak bisa mati hanya dalam hitungan menit. Akibatnya, bagian tubuh yang dikendalikan oleh area otak tersebut tidak bisa berfungsi dengan baik.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Pakistan sebut negaranya perlu adopsi teknologi digital untuk tingkatkan ekonomi
Indonesia
•
12 Mar 2023

SpaceX akan lakukan uji terbang ketiga Starship pekan ini
Indonesia
•
15 Mar 2024

Spanyol berencana ubah waduk jadi ‘baterai’ untuk penyimpanan energi surplus
Indonesia
•
03 Aug 2024

Enam ekor ikan lele raksasa Mekong di Kamboja tandai harapan baru kelangsungan hidup spesies tersebut
Indonesia
•
15 Dec 2024


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
