
Alaska Airlines sebut Boeing penuhi kompensasi 160 juta dolar AS terkait ‘grounding’ 737 Max 9

Sebuah pesawat milik maskapai Alaska Airlines lepas landas dari Bandar Udara Internasional San Francisco di San Francisco, Amerika Serikat, pada 4 April 2024. (Xinhua/Li Jianguo)
Boeing telah membayar kompensasi senilai 160 juta dolar AS kepada Alaska Airlines pada kuartal pertama terkait larangan terbang (grounding) bagi pesawat 737 Max 9.
San Francisco, AS (Xinhua) – Boeing telah membayar kompensasi senilai 160 juta dolar AS kepada Alaska Airlines pada kuartal pertama terkait larangan terbang (grounding) bagi pesawat 737 Max 9, menurut pihak maskapai.Alaska Airlines pada Kamis (4/4) mengatakan bahwa pada kuartal pertama, "pendapatan mereka terdampak secara signifikan oleh Penerbangan 1282 pada Januari dan larangan terbang bagi Boeing 737-9 MAX yang diperpanjang hingga Februari."Administrasi Penerbangan Federal (Federal Aviation Administration/FAA) melarang pengoperasian jet tersebut menyusul insiden lepasnya segel pintu pesawat pada penerbangan Boeing 737 Max 9 yang dioperasikan oleh Alaska Airlines pada 5 Januari lalu.Maskapai tersebut mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan adanya kompensasi tambahan setelah kuartal pertama.*1 dolar AS = 15.907 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Jaringan transplantasi organ ilegal terbongkar di Turki
Indonesia
•
13 Dec 2021

COVID-19 – Xi: China akan sediakan 2 miliar vaksin untuk dunia tahun ini
Indonesia
•
06 Aug 2021

Sejumlah tokoh Amerika Latin sebut kendali Panama atas Terusan Panama tidak dapat diganggu gugat
Indonesia
•
09 Jan 2025

Balas serangan AS, Iran hantam pangkalan AS di Bahrain dan Kuwait
Indonesia
•
15 Jul 2026


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
