
AS sulit capai target iklim karena persaingan partisan

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di hutan dekat Danau Tahoe di California utara, Amerika Serikat (AS), pada 9 September 2022. Sejumlah kebakaran hutan terjadi akibat cuaca yang panas dan kering di California. (Xinhua/Dong Xudong)
Bencana perubahan iklim di Amerika Serikat telah memperburuk bencana alam, memaksa jutaan penduduk negara ini mengungsi, sementara penentangan dari Dewan Perwakilan Rakyat (AS) yang baru dan dikuasai oleh Partai Republik mengecilkan kemungkinan untuk meloloskan undang-undang iklim baru di bawah pemerintahan Biden.
New York City, AS (Xinhua) – Meski Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden berupaya menekankan tentang apa yang telah dilakukan pemerintahannya untuk mengatasi bencana perubahan iklim, jutaan penduduk AS terpaksa mengungsi akibat bencana alam yang diperburuk oleh perubahan iklim.Sebuah laporan terbaru dari Biro Sensus AS menemukan bahwa lebih dari 3 juta orang dewasa terpaksa mengungsi dari rumah mereka tahun lalu karena badai, banjir, dan peristiwa lainnya, menurut situs berita AS Politico pada Senin (6/2).Dikatakan bahwa Biden dan Kongres pastinya perlu melakukan upaya yang lebih besar jika negara itu ingin mencapai tujuan iklimnya. "Pertama, negara ini tidak berada pada jalur untuk memangkas emisi karbon yang cukup besar untuk memenuhi target penurunan global, dan masih belum jelas dari mana AS akan mendapatkan pasokan mineral dalam jumlah besar yang sangat dibutuhkan, atau perluasan kapasitas transmisi listrik besar-besaran, yang dibutuhkannya untuk transisi energi.""Mengatasi kekhawatiran ini menjelang pemilihan presiden berikutnya dapat menjadi perjuangan berat bagi Biden. Penentangan dari Dewan Perwakilan Rakyat (AS) yang baru dan dikuasai oleh Partai Republik berarti kecil kemungkinan untuk meloloskan undang-undang iklim baru. Dan Mahkamah Agung yang konservatif dapat semakin membatasi kekuatan peraturan Biden," kata laporan itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Korban tewas kebakaran kapal feri di Filipina bertambah jadi 28 orang
Indonesia
•
30 Mar 2023

Larangan aborsi akan sebabkan semakin banyak wanita meninggal di AS
Indonesia
•
10 Nov 2022

COVID-19 - Petugas kesehatan Rusia disuntik vaksin pada uji fase ketiga
Indonesia
•
17 Aug 2020

Telaah – Seberapa parah bencana kelaparan di Gaza?
Indonesia
•
24 Aug 2025


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
