
Bank Pembangunan China terbitkan obligasi hijau senilai 1,7 miliar dolar AS

Foto dari udara yang diabadikan menggunakan 'drone' pada 20 Agustus 2024 ini menunjukkan kawasan industri energi bersih di wilayah Majiatan, Kota Lingwu, Daerah Otonom Etnis Hui Ningxia, China barat laut. (Xinhua/Yang Zhisen)
Bank Pembangunan China (China Development Bank/CDB) berhasil mengucurkan dana senilai 12 miliar yuan atau sekitar 1,7 miliar dolar AS dalam bentuk obligasi keuangan hijau (green financial bond) bertenor tiga tahun, dengan tingkat penerbitan (issuance rate) sebesar 1,63 persen, yang menarik minat banyak investor.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Bank Pembangunan China (China Development Bank/CDB) berhasil mengucurkan dana senilai 12 miliar yuan atau sekitar 1,7 miliar dolar AS dalam bentuk obligasi keuangan hijau (green financial bond) bertenor tiga tahun, dengan tingkat penerbitan (issuance rate) sebesar 1,63 persen, yang menarik minat banyak investor.CDB kini mencatatkan total kumulatif sebesar 189 miliar yuan dalam hal penerbitan obligasi keuangan hijau, memperkuat komitmennya terhadap keuangan yang berkelanjutan.Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi terbaru itu dialokasikan untuk berbagai proyek penting di bidang konservasi energi, perlindungan lingkungan, energi bersih, dan penghijauan infrastruktur.Bank itu berharap proyek-proyek yang didanai tersebut akan memberikan kontribusi substansial terhadap pencapaian target lingkungan hidup, yakni memangkas emisi karbon dioksida sekitar 697.200 ton dan menghemat 308.900 ton batu bara standar setiap tahunnya.Penawaran ini menarik minat yang kuat dari berbagai investor domestik dan internasional, yang menghasilkan kelipatan pembelian yang mengesankan yakni 3,08.Antara Januari dan Mei 2024, CDB telah menyalurkan pinjaman hijau yang melampaui angka 200 miliar yuan, menunjukkan tingkat pertumbuhan pinjaman yang melebihi ekspansi pinjaman bank itu secara keseluruhan.Hingga akhir Juni 2024, nilai kumulatif dari penerbitan obligasi hijau berlabel di pasar domestik China mencapai 3,74 triliun yuan, dengan skala outstanding tercatat 2,04 triliun yuan, menurut data dari Wind, penyedia data keuangan.Obligasi hijau berlabel merupakan obligasi yang mengalokasikan dana untuk proyek-proyek iklim atau lingkungan dan telah dilabeli ‘hijau’ oleh pihak penerbitnya.*1 yuan = 2.165 rupiah**1 dolar AS = 15.456 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pabrik polyethylene di Cilegon hemat devisa 8 triliun rupiah
Indonesia
•
11 Dec 2019

Mendag China sebut perkembangan China-AS harus jadi peluang bagi satu sama lain
Indonesia
•
11 Oct 2023

Fokus Berita – Produsen kapal China ‘berlayar cepat’ di tengah meningkatnya permintaan
Indonesia
•
22 Feb 2024

Rusia usulkan larangan penggunaan dan penambangan mata uang kripto
Indonesia
•
21 Jan 2022


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
