Bank Indonesia-Bank sentral China sepakat gunakan mata uang lokal

Bank Indonesia-Bank sentral China sepakat gunakan mata uang lokal
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan timpalannya, Gubernur Bank Rakyat China Yi Gang telah sepakat untuk menjalin kerja sama dalam penggunaan mata uang lokal untuk transaksi. (Pixabay/Indonesia Window)

Jakarta (Indonesia Window) – Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dan timpalannya, Gubernur Bank Rakyat China Yi Gang telah sepakat untuk menjalin kerja sama dalam penggunaan mata uang lokal untuk transaksi, menurut pernyataan Bank Indonesia.

Kesepakatan tersebut tertuang dalam nota kesepahaman yang ditandatangani pada Rabu (30/9), kata Bank Indonesia (BI) dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu.

BI mengatakan Bank Indonesia dan Bank Rakyat China sepakat untuk mendorong penggunaan mata uang lokal dalam melakukan transaksi perdagangan langsung dan investasi.

Kesepakatan tersebut mencakup penggunaan kuotasi langsung nilai tukar dan perdagangan antar bank untuk Yuan dan Rupiah, kata BI, seraya menambahkan bahwa kerja sama tersebut akan diperkuat dengan berbagi informasi dan diskusi berkala antara otoritas Indonesia dan China.

Menurut BI, kerja sama antara Bank Indonesia dan Bank Rakyat China penting dalam upaya meningkatkan kerja sama keuangan bilateral antara kedua negara.

Otoritas Indonesia dan China menilai bahwa kolaborasi tersebut akan memberikan kontribusi positif pada penggunaan mata uang lokal dalam melakukan perdagangan langsung dan investasi kedua negara, katanya.

BI lebih lanjut mengatakan bahwa langkah tersebut diharapkan dapat memperpanjang kerjasama mata uang lokal antara Bank Indonesia dan Bank Thailand, Bank Negara Malaysia (Bank Sentral Malaysia), dan Kementerian Keuangan Jepang.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here