Pusat cuaca antariksa China ramalkan badai geomagnetik kuat bakal hantam Bumi

Foto yang diabadikan pada 12 Agustus 2024 ini menunjukkan hujan meteor Perseid dan aurora di atas salah satu bagian Sungai Songhua di Kota Jiamusi, Provinsi Heilongjiang, China timur laut. (Xinhua/Qu Yubao)
Badai geomagnetik berpotensi terjadi mulai Kamis malam hingga Jumat (11/10) malam, dan jika tidak ada aktivitas matahari yang baru, badai geomagnetik kecil hingga sedang kemungkinan akan terjadi pada Sabtu (12/10), dengan kemungkinan penampakan aurora di atas wilayah China utara.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Pusat Cuaca Antariksa Nasional China pada Kamis (10/10) memperkirakan badai geomagnetik berpotensi terjadi dalam tiga hari ke depan, dengan kemungkinan penampakan aurora di atas wilayah China utara.Pusat penelitian ini menyebut Bumi berpotensi dihantam badai geomagnetik yang kuat dari Kamis malam hingga Jumat (11/10) malam, dan jika tidak ada aktivitas matahari yang baru, badai geomagnetik kecil hingga sedang kemungkinan akan terjadi pada Sabtu (12/10).Prakiraan ini menyusul rentetan fenomena suar matahari yang intens awal pekan ini, termasuk dua letusan kelas X yang kuat pada Selasa (8/10) dan Rabu (9/10). Jilatan api matahari dinilai berdasarkan kekuatannya, dengan kelas A sebagai yang terkecil, diikuti oleh B, C, M, dan X sebagai yang paling kuat.Badai ini umumnya tidak memengaruhi kesehatan manusia, namun kerap disertai dengan fenomena aurora.Penampakan aurora berwarna-warni akibat fenomena badai geomagnetik ini akan dapat diamati mulai Kamis malam, menurut pusat tersebut.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Peneliti China usulkan konsep pompa ekologis terumbu karang untuk fasilitasi studi
Indonesia
•
14 Aug 2023

Dengan teknologi insinerasi, sampah diubah jadi energi di PLTSa China
Indonesia
•
10 Jul 2025

Situs peninggalan Dinasti Xia ditemukan di China utara
Indonesia
•
09 Mar 2023

Studi ungkap penguin Afrika hadapi kelaparan massal
Indonesia
•
07 Dec 2025
Berita Terbaru

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026
