
Astronaut NASA yang terdampar akan kembali ke Bumi dengan wahana antariksa Dragon

Foto yang diunggah pada 25 Agustus 2024 ini menunjukkan kru Polaris Dawn dan SpaceX menyelesaikan gladi bersih penuh aktivitas peluncuran menjelang lepas landas. (Xinhua/SpaceX)
Astronaut NASA Suni Williams dan Butch Wilmore, yang terdampar di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) sejak Juni tahun lalu, dijadwalkan akan kembali ke Bumi dengan menaiki wahana antariksa Dragon milik SpaceX.
Los Angeles, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Astronaut NASA Suni Williams dan Butch Wilmore, yang terdampar di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS) sejak Juni tahun lalu, dijadwalkan akan kembali ke Bumi dengan menaiki wahana antariksa Dragon milik SpaceX pada Selasa (18/3), demikian disampaikan NASA.Para astronaut Crew-9, yang terdiri dari astronaut NASA Nick Hague dan kosmonaut Roscosmos Aleksandr Gorbunov, juga bersiap untuk meninggalkan ISS setelah kedatangan Crew-10 ke laboratorium yang mengorbit tersebut.NASA dan SpaceX melakukan pertemuan pada Ahad (16/3) untuk mengevaluasi kondisi cuaca dan pendaratan di lepas pantai Florida untuk kepulangan para astronaut Crew-9.Para pengelola misi menargetkan kesempatan kembalinya Crew-9 lebih awal berdasarkan kondisi yang menguntungkan yang diperkirakan akan terjadi pada Selasa malam waktu setempat, kata NASA.Menurut jadwal terbaru ini, wahana antariksa Dragon yang mengangkut keempat astronaut dijadwalkan akan melepaskan tambatan (undock) dari ISS pada Selasa pukul 01.05 Eastern Time, atau 12.05 WIB, untuk memulai perjalanan pulang. Wahana antariksa itu dijadwalkan mendarat di lepas pantai Florida pada Selasa pukul 17.57 Eastern Time, atau Rabu pukul 04.57 WIB.
Astronaut NASA Butch Wilmore (kiri, depan) dan Suni Williams (kanan, depan) melambaikan tangan sebelum menaiki pesawat ruang angkasa Starliner milik Boeing di Pangkalan Angkatan Antariksa Tanjung Canaveral di Florida, Amerika Serikat (AS), pada 5 Juni 2024. NASA dan Boeing meluncurkan misi berawak pertama untuk pesawat ruang angkasa Starliner dari Negara Bagian Florida, AS, pada Rabu (5/6), mengirimkan dua astronaut NASA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). (Xinhua/NASA/Joel Kowsky)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Science and Technology Daily ungkap 10 kemajuan ilmiah teratas China edisi 2023
Indonesia
•
27 Dec 2023

Batu giok naga terbesar dari peradaban Hongshan ditemukan di China utara
Indonesia
•
23 Sep 2024

Sekelompok makam keluarga kuno ditemukan di Luxor, Mesir
Indonesia
•
27 Jan 2023

Ilmuwan Rusia ciptakan bahan tekstil antibakteri
Indonesia
•
19 Mar 2022


Berita Terbaru

Superkomputer China LineShine puncaki TOP500, jadi yang pertama tembus 2 EFLOPS
Indonesia
•
26 Jun 2026

Terobosan AI medis! Teknologi ini bisa membantu mendeteksi skizofrenia lewat gelombang otak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Masayoshi Son: SoftBank fokus pada AI, cip, infrastruktur, dan robotik untuk percepat ekspansi
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Hampir 40 tahun jelajahi hutan, profesor BRIN temukan tiga spesies baru kantong semar, selamatkan Nepenthes Indonesia
Indonesia
•
25 Jun 2026
