
Asosiasi otomotif China kecam proteksionisme AS di industri NEV

Orang-orang mengunjungi sebuah pameran otomotif di Xi'an, Provinsi Shaanxi, China barat laut, pada 1 Mei 2024. (Xinhua/Zhang Bowen)
Asosiasi Manufaktur Mobil China (China Association of Automobile Manufacturer/CAAM) mengecam Amerika Serikat (AS) yang membesar-besarkan masalah kelebihan kapasitas (overcapacity) dan kekhawatiran keamanan nasional terkait industri kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) China, dan menyebutnya sebagai kasus klasik proteksionisme perdagangan.
Beijing, China (Xinhua) – Asosiasi Manufaktur Mobil China (China Association of Automobile Manufacturer/CAAM) mengecam Amerika Serikat (AS) yang membesar-besarkan masalah kelebihan kapasitas (overcapacity) dan kekhawatiran keamanan nasional terkait industri kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) China, dan menyebutnya sebagai kasus klasik proteksionisme perdagangan.Wakil Presiden Eksekutif sekaligus Sekretaris Jenderal CAAM Fu Bingfeng menekankan bahwa tindakan proteksionis dan isolasionis semacam itu "seharusnya tidak menjadi tren" di sektor NEV.Fu menyatakan hal itu di tengah berbagai laporan soal rencana penerapan tarif baru terhadap kendaraan listrik China oleh AS.Visi global dan pola pikir terbuka diperlukan untuk mendorong pengembangan industri manufaktur otomotif yang solid, ujar Fu, sembari menggarisbawahi komitmen China terhadap keterbukaan tingkat tinggi yang menjanjikan peluang pasar yang lebih besar bagi perusahaan-perusahaan otomotif global.CAAM baru-baru ini merilis serangkaian hasil inspeksi pertama terkait pemrosesan data kendaraan, yang menegaskan kepatuhan terhadap standar keamanan data untuk 76 model kendaraan di enam perusahaan, yaitu BYD, Li Auto, Lotus, Hozon New Energy, Tesla, dan NIO.Fu menyoroti pentingnya pemrosesan data otomotif yang aman sebagai tolok ukur baru bagi kemajuan kendaraan pintar, sembari menyatakan bahwa CAAM telah menjunjung tinggi prinsip perlakuan yang setara bagi pelaku domestik dan internasional."Tesla, satu-satunya perusahaan otomotif yang didanai asing dalam rangkaian hasil inspeksi ini, telah berpartisipasi secara aktif karena mereka menyadari tren konsumen di masa mendatang perihal kendaraan otonomos di pasar China yang begitu besar," tutur Fu.CAAM merupakan organisasi sosial nirlaba dengan pengaturan mandiri yang beranggotakan perusahaan, institusi, dan kelompok yang terlibat dalam produksi dan pengoperasian industri kendaraan utuh, suku cadang otomotif, dan industri-industri terkait di China.Asosiasi yang berbasis di Beijing tersebut merupakan anggota dewan tetap Organisasi Manufaktur Kendaraan Bermotor Internasional (International Organization of Motor Vehicle Manufacturers) dan telah menjalin hubungan yang erat dengan organisasi-organisasi industri otomotif internasional serta organisasi terkait otomotif dari banyak negara dan kawasan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

IMO keluarkan peringatan keras: Serangan di Laut Merah ancam pelaut dan perdagangan dunia
Indonesia
•
24 Jul 2026

TikTok bantah tuduhan mendukung konten pro-Palestina
Indonesia
•
08 Nov 2023

China tegas dukung upaya rakyat Palestina pulihkan hak-hak nasional sah mereka
Indonesia
•
23 May 2024

COVID-19 – Kementerian kesehatan Jepang setujui obat oral buatan Pfizer
Indonesia
•
11 Feb 2022


Berita Terbaru

Sekitar 500.000 orang ikut demo di Prancis, 200.000 pengunjuk rasa padati Paris
Indonesia
•
01 Nov 2026

Esai – Di usia 16 tahun, saya memanggul senapan dan merindukan rumah
Indonesia
•
30 Oct 2026

Netanyahu terdesak, oposisi unggul dalam ‘exit poll’, tetapi mayoritas masih buntu
Indonesia
•
28 Oct 2026

Fokus Berita – Pemilu Israel di tengah operasi militer, warga Palestina khawatir kehidupan kian sulit
Indonesia
•
28 Oct 2026
