
Studi sebut para ilmuwan berhasil identifikasi leluhur baru jagung modern

Seorang petani menjemur jagung hasil panen di Kota Binzhou, Provinsi Shandong, China timur, pada 29 Oktober 2023. (Xinhua/Chu Baorui)
Asal-usul jagung modern dapat ditelusuri ke percampuran antara jagung kuno dan teosinte yang hidup di dataran tinggi Meksiko sekitar 4.000 tahun setelah domestikasi jagung dimulai.
Wuhan, China (Xinhua) – Sebuah tim kolaboratif yang terdiri dari para ilmuwan China dan Amerika Serikat (AS) berhasil mengidentifikasi leluhur baru jagung modern, menyoroti potensi kerabat liar tanaman tersebut untuk dimanfaatkan dalam pemuliaan di masa depan.Penelitian yang diterbitkan pada Jumat (1/12) di jurnal Science tersebut mengungkapkan bahwa asal-usul jagung modern dapat ditelusuri ke percampuran antara jagung kuno dan teosinte yang hidup di dataran tinggi Meksiko sekitar 4.000 tahun setelah domestikasi jagung dimulai.Asal-usul jagung menjadi kontroversi selama hampir satu abad dan penelitian terbaru menunjukkan kemungkinan adanya kontribusi dari kerabat liar yang disebut Zea mays ssp. mexicana.Para peneliti dari Universitas Pertanian Huazhong dan Universitas California Davis meneliti data genetik dari 1.000 lebih varietas jagung dan spesies terkait untuk memperjelas asal-usul yang kompleks dari bahan pokok pertanian ini.Hibridisasi dengan kerabat liar ini terjadi sekitar 6.000 tahun silam, yaitu sebelum jagung menyebar ke seluruh Benua Amerika, baik menggantikan atau melakukan persilangan dengan populasi jagung yang sudah ada sebelumnya, papar penelitian tersebut.Hasil penelitian ini memperjelas asal-usul jagung modern dan menunjukkan potensi kerabat liar tanaman sebagai sumber keragaman adaptif untuk pemuliaan di masa depan, kata para peneliti.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan kembangkan nanopartikel yang membantu ahli bedah melacak dan membunuh kanker otak mematikan
Indonesia
•
07 Aug 2026

Ada 1.000 lebih terumbu karang tersembunyi di Australia utara
Indonesia
•
20 Apr 2026

‘Digital Watermarking’ amankan dan verifikasi data digital
Indonesia
•
06 Jun 2026

SpaceX Crew-8 NASA kembali ke Bumi
Indonesia
•
26 Oct 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
